Selasa, 02 Maret 2021 15:04

​Milenial dan Generasi Z Dominasi Proporsi Penduduk Jawa Timur Berdasarkan Usia

Jumat, 22 Januari 2021 20:59 WIB
Editor: Tim
​Milenial dan Generasi Z Dominasi Proporsi Penduduk Jawa Timur Berdasarkan Usia
Struktur Umur Penduduk Provinsi Jawa Timur Didominasi oleh Milenial dan Generasi Z. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sensus penduduk (SP) yang berlangsung pada Februari hingga Maret dan diperpanjang sampai Mei 2020, telah selesai. Beragam data muncul. Antara lain, jumlah penduduk, lanjut pertumbuhan penduduk, jenis kelamin, hingga penyebaran penduduk.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, data tersebut bisa menjadi acuan pemerintah provinsi dalam mengambil kebijakan. Saat ini, jumlah penduduk di Jawa Timur mencapai 40,67 juta jiwa. Luas wilayah Provinsi Jawa Timur 47,8 ribu kilometer persegi.

"Dengan begitu, tingkat kepadatan penduduk Provinsi Jawa Timur mencapai 851 jiwa per kilometer persegi," katanya, Jumat (22/1/2021).

Pada 2010, jumlah penduduk di Jawa Timur 37,48 juta jiwa. Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk terkini, maka lajur pertumbuhan penduduk di Jawa Timur mencapai 0,79 persen.

Khofifah juga mengatakan, hasil sensus penduduk menunjukkan persentase penduduk yang domisilinya sesuai dan tidak sesuai dengan kartu keluarga. Rinciannya, 93,13 persen atau setara 37,87 juta penduduk berdomisili sesuai kartu keluarga. Sisanya, 6,87 persen atau setara dengan 2,79 juta penduduk domisilinya tidak sesuai kartu keluarga.

Saat ini, daerah dengan jumlah penduduk tertinggi masih Surabaya, yakni 2,87 juta jiwa. Daerah berikutnya adalah Kabupaten Malang, Jember, Sidoarjo, dan Banyuwangi. Khofifah menambahkan, daerah dengan jumlah penduduk paling rendah adalah Kota Mojokerto. "Yakni 132,43 ribu orang dalam satu kota," ungkapnya.

(Sebaran Penduduk Jawa Timur Menurut Wilayah Kelompok Budaya)

Data sensus penduduk juga mengulas pengelompokan wilayah berdasarkan budaya yang merujuk pemikiran Ayu Sutarto, yakni wilayah Mataraman, Arek, Pandalungan, dan Madura.

Dari pengelompokan itu, persentase jumlah penduduk tertinggi ada di Mataraman, yakni 34,62 persen. Selanjutnya Arek yang mencapai 38,86 persen, Pandalungan 24,67 persen, dan Madura 9,85 persen.

Khofifah merinci jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin di Jawa Timur. Perempuan lebih banyak dibanding lelaki. Persentase jumlah perempuan mencapai 50,10 persen, lalu lelaki 49,90 persen. Rasio jenis kelamin penduduk 99,60. "Artinya, terdapat 99 hingga 100 lelaki untuk setiap 100 perempuan," ujar dia.

Pada bagian komposisi usia jumlah penduduk, proporsi penduduk usia 15 sampai 64 tahun paling tinggi, yakni 71,65 persen, meningkat dibanding pada hasil survei 2010 yang hanya 68,34 persen.

Peningkatan juga terjadi pada proporsi penduduk usia 65 tahun ke atas. Sensus penduduk 2020, proporsi penduduk usia tersebut 8,20 persen. Meningkat dibanding 10 tahun lalu yang hanya 7,07 persen.

Sementara proporsi jumlah penduduk berdasarkan kategori usia 0 sampai 14 tahun mengalami penurunan. Proporsi hasil sensus kali ini 20,15 persen. Pada 2010, proporsi jumlah penduduk pada usia tersebut berada di angka 24,59 persen.

Berdasarkan data-data tersebut, menunjukkan bahwa struktur penduduk di Jawa Timur didominasi Milenial dan Generasi Z. Milenial merupakan penduduk yang lahir kurun waktu 1981 hingga 1996. Usia sekarang diperkirakan 24 sampai 39 tahun. Persentasenya mencapai 24,32 persen.

Generasi Z adalah penduduk lahir tahun 1997 hingga 2012. Usia sekarang diperkirakan 8 sampai 23 tahun. Persentasenya 24,80 persen. Data tersebut menunjukkan gambaran penduduk di Jawa Timur. (*)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 02 Maret 2021 10:04 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tokoh konservatif di-bully. Gara-gara mereka dikabarkan menyembah berhala emas Donald Trump. Ini mengingatkan pada kasus jaman Nabi Musa. Tapi pendeta Tommy Zegan, sang pembuat patung membantah. Lalu bagaimana...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...