Senin, 19 April 2021 15:18

Cegah Penyakit Chikungunya, Pemkot Kediri Aktif Lakukan Fogging

Rabu, 17 Februari 2021 20:22 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Cegah Penyakit Chikungunya, Pemkot Kediri Aktif Lakukan Fogging
Petugas saat melakukan fogging di lingkungan warga. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pada musim penghujan, jika tidak menjaga kebersihan lingkungan dengan baik akan berakibat buruk untuk kesehatan masyarakat. Salah satu bahaya kesehatan yang mengancam adalah penyakit chikungunya.

Menyikapi permasalahan ini, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan giat melakukan pengasapan (fogging) di sejumlah lokasi. Seperti pada Rabu (17/2/2021) pagi, petugas melakukan pengasapan pada 4 RT di lingkungan Kelurahan Pocanan, wilayah di mana juga terdapat Balai Kota Kediri.

Fogging kami lakukan di setiap rumah warga sekaligus memastikan lingkungan bersih dari genangan-genangan air yang berpotensi sebagai tempat berkembang biak nyamuk," kata Hendik Supriyanto, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Kediri, Rabu (17/2/2021).

Dalam pengasapan ini, lanjut Hendik, pihaknya menggunakan empat alat pengasapan terbaru dengan keluaran yang lebih bagus, sehingga proses pengasapan dengan cairan insektisida bisa lebih efektif dan efisien.

BACA JUGA : 

Bangkitkan Potensi Lokal, Pemkot Kediri Gelar Lomba Foto Cerita KIM

Pastikan Home Care Peduli Berjalan dengan Baik, Wali Kota Kediri Datangi RSUD Gambiran

Pastikan Layak Makan, Pemkot Kediri Gelar Sidak Takjil di Pusat Keramaian

Pemkot Kediri Salurkan Bantuan Paket Sembako Isolasi Mandiri di 8 Kelurahan

Hendik menuturkan bahwa penyebab penyakit cikungunya ini adalah nyamuk Aedes Aegepty. “Penyebabnya hampir sama dengan penyakit demam berdarah (DBD), tapi virusnya saja yang berbeda," terang Hendik.

Menurutnya, penanganannya pun juga hampir sama dengan penanganan penyakit demam berdarah. Dia meminta masyarakat untuk selalu waspada. Pasalnya, nyamuk jenis ini suka berkembang biak di genangan air bersih. Jika tidak memperhatikan kebersihan lingkungan, maka akan berakibat buruk.

Saat dikonfirmasi mengenai pencegahan apa yang bisa dilakukan oleh masyarakat, dia menyarankan untuk menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). “Pastikan tempat-tempat yang berpotensi menyimpan air bisa ditelungkupkan, ditutupi atau didaur ulang," imbuhnya.

Hendik menegaskan, walaupun saat ini disibukkan dengan penanganan Covid-19, pihaknya memastikan penanganan penyakit-penyakit lain tidak lengah dilakukan dan tetap digalakkan, seperti pada penanganan cikungunya ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Lurah Pocanan, Muhammad yang juga ikut mengawal pelaksanaan pengasapan di lingkungan warga.

Hal senada juga disampaikan oleh Abdul Faqih, Bagian Surveylens Epidemologi Puskemas Balowerti Kota Kediri. Menurut Faqih, kunci agar tidak terjadi penyakit cikungunya adalah PSN. “Kuncinya PSN, peduli lingkungan supaya kebersihan dan kesehatan tetap terjaga," kata Faqih. (uji/zar)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...