Rabu, 21 April 2021 06:37

Pemdes Wringinanom Dirikan Posko Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro

Jumat, 19 Februari 2021 22:19 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Safiudin
Pemdes Wringinanom Dirikan Posko Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro
Peresmian Posko KTS PPKM Mikro di Desa Wringinanom.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Desa Wringinanom Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik meresmikan Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro, Rabu (19/2) lalu. Peresmian ini dilakukan Kepala Desa Wringinanom Yoko didampingi Camat, Danramil, Kapolsek, serta tokoh masyarakat di Wringinanom.

Yoko berharap dengan terbentuknya Posko PPKM berbasis Mikro di tingkat desa, pengawasan Covid-19 bisa lebih maksimal. Pihaknya juga akan mengoptimalkan kampung pasar tangguh, tempat ibadah tangguh, dan industri tangguh.

Menurutnya, pembentukan Posko PPKM Mikro mengacu pada Inpres RI No. 6 Tahun 2020, Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021, SE Satgas Penanganan Covid-19 No. 9 Tahun 2021 tentang Posko Covid PPKM di Tingkat Desa/Kelurahan,  SK Gubernur Jatim No: 188/7/KPTS/013/2021m, dan SE Bupati Gresik Nomor 3 Tahun 2021.

"Posko Satgas Covid-19 tingkat kelurahan dan desa berfungsi sebagai pencegahan, penanganan, pembinaan dan mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19," kata Yoko seraya mengatakan bahwa di posko tersebut telah tersedia tempat observasi bagi pasien, lumbung pangan, dan lainnya.

BACA JUGA : 

Kades Sumput Bantah Persulit Izin Pelaksanaan PTM, Begini Penjelasannya

Gelar Rapat Koordinasi, Abpednas Gresik Keluarkan 4 Rekomendasi

Hanya Mengabdi, 12 Tahun Jabat Kades Sukorejo, Fathur Tak Miliki Rumah Tinggal

Tak Dilibatkan Bimtek Peningkatan SDM, Anggota BPD di Gresik Protes

PPKM Mikro ini juga melibatkan RT/RW, kepala desa atau kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PKK, Posyandu, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, dan relawan lainnya.

Selama penerapan PPKM Mikro, kata Yoko, operasional pusat perbelanjaan hingga toko maksimal hingga pukul 21.00 WIB. Begitu juga tempat makan dan minum seperti restoran maupun kafe dibatasi 50 persen dari kapasitas tempat.

"Kegiatan masyarakat menimbulkan kerumunan seperti hajatan, seremonial, resepsi pernikahan, dan lain sebagainya dilarang. Pelaksanaan akad nikah dibatasi undangan 10 orang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," pungkasnya. (sda1)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi mistri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfungs...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...