Salah satu vila di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sebelum pandemi, kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, selalu ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, khususnya di akhir pekan.
Maklum, selain panorama alam pegunungannya yang indah, di Tretes juga terdapat sejumlah destinasi wisata yang menarik seperti Air Terjun Kake Bodo, Air Terjun Putuk Truno, Candi Jawi. Bahkan tempat itu tak jauh dari Taman Safari Indonesia 2 yang juga berada di Kecamatan Prigen.
BACA JUGA:
- Aksi Pencurian di Pasuruan Gagal, Pelaku Tinggalkan Motor Curiannya
- Mahasiswi Kehilangan HP Saat May Day 2026 di Pasuruan
- Hadapi Era Digital, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Tekankan Peran Orang Tua Cegah Perkawinan Anak
- Pelapor Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kabupaten Pasuruan Serahkan Dokumen Tambahan ke Kejaksaan
Banyak masyarakat yang sangat tergantung pada kunjungan wisatawan di Tretes. Mereka membangun sentra-sentra kuliner, produk kerajinan, hingga penginapan berupa vila atau hotel.
Namun sejak merebaknya Covid-19, wilayah Tretes yang menjadi lumbung ekonomi masyarakat Prigen menjadi sangat sepi. Perekonomian juga ikut menurun drastis. Masyarakat, khususnya pelaku wisata di kawasan Tretes pun sangat terpukul.
Kini kawasan yang tak pernah sepi dengan dunia malamnya tersebut, menjadi lengang.
"Ya hampir setahun ini kami susah bernapas mas. Penginapan kami yang biasanya full dalam seminggu di-booking, kini bisa dihitung. Kadang seminggu cuma sekali," terang Subakir, penjaga vila di kawasan Dandung dengan raut wajah yang pasrah, Minggu (28/2/2021).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




