Rabu, 16 Juni 2021 15:11

​Beredar di Medsos, Begini Gerak-Gerik Terduga Pembunuh Bos Toko di Blitar yang Tertangkap CCTV

Selasa, 02 Maret 2021 09:55 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Beredar di Medsos, Begini Gerak-Gerik Terduga Pembunuh Bos Toko di Blitar yang Tertangkap CCTV
Rekaman CCTV yang merekam aktivitas seorang pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan juragan toko di Blitar beredar di media sosial. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebuah rekaman CCTV yang merekam aktivitas seorang pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan juragan toko di Blitar beredar di media sosial. Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak seorang pria berjalan-jalan di antara etalase toko milik korban Bisri Efendi (71).

Dia memakai jaket dengan penutup kepala serta celana pendek. Dalam rekaman CCTV juga tampak pria tersebut berusaha menutup kamera CCTV menggunakan kertas setelah menyadari aksinya terekam kamera pengintai.

Dari keterangan polisi, di toko kelontong milik korban terdapat 16 CCTV. Dari 16 CCTV, 4 di antaranya sempat ditutup aluminium foil oleh pelaku. Hal ini diduga sengaja dilakukan pelaku agar aksi kejahatannya tidak terlihat dari kamera CCTV.

"Dari semua rekaman video CCTV yang diperiksa dan dianalisis hanya terlihat satu orang yang sama," ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donni Kristian Bara'langi, Selasa (2/3/2021).

BACA JUGA : 

Balap Liar di Sekitar Bendungan Jegu, Ratusan Pemuda Diamankan Polisi

Tiga Hari, Polres Blitar Amankan Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme

Berhenti di Traffic Light, Minibus Berpenumpang Bayi 2 Bulan Tertimpa Pohon

Ditukar dengan ATM Kosong, Sales di Blitar Kuras Uang Temannya Sendiri

Donni menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus berupaya mengungkap teka-teki kematian Kakek Bisri. Selain bukti video CCTV, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Tim Labfor Polda Jatim mengambil beberapa sampel sidik jari. Sidik jari tersebut diduga kuat adalah milik pelaku saat berada di toko korban. "Kami masih terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan tersebut," imbuhnya.

Selain sidik jari dan video CCTV dari lokasi kejadian, polisi juga mengamankan barang bukti. Di antaranya, lakban dan gagang cangkul yang diduga kuat digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

BACA JUGA: Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Juragan Toko di Blitar Hanya Satu Orang

Diberitakan sebelumnya, Bisri Efendi, Pemilik Toko Pak Bisri ditemukan tewas bersimbah darah dengan tangan dan kaki terikat serta kepala tertutup sarung, Sabtu (27/2/2021) lalu.

Dia ditemukan pertama kali oleh karyawan toko sekitar pukul 07.00 WIB di dalam toko miliknya. Saat tiba di toko, karyawan tersebut melihat kondisi toko sudah dalam kondisi terbuka. Saat dilihat ke dalam, pemilik sudah tergeletak di lantai bersimbah darah.

Hasil autopsi sementara yang dilakukan dokter forensik RS Bhayangkara Kediri terhadap Bisri menerangkan bahwa korban mengalami pendarahan bagian kepala akibat kekerasan benda tumpul. Kekerasan benda tumpul pada kepala itu mengakibatkan patah tulang dasar tengkorak, dan inilah yang menyebabkan pendarahan otak sehingga korban meninggal dunia. (ina/zar)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...