Jumat, 23 April 2021 00:05

​Mulai Divaksin, Pendidik di Kota Blitar Berharap Bisa Segera Jalankan PTM

Selasa, 02 Maret 2021 15:31 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Mulai Divaksin, Pendidik di Kota Blitar Berharap Bisa Segera Jalankan PTM
Para guru dan tenaga pendidik di Kota Blitar mulai mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi kepada pendidik dan guru tersebut dilakukan mulai Sabtu (27/2/2021) dan dijadwalkan akan selesai pada Rabu (3/3/2021). (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Para guru dan tenaga pendidik di Kota Blitar mulai mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi kepada pendidik dan guru tersebut dilakukan mulai Sabtu (27/2/2021) dan dijadwalkan akan selesai pada Rabu (3/3/2021). Vaksinasi diberikan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan mulai dari puskesmas, RSUD, hingga RS swasta.

Pemberian vaksin ini memberi harapan tersendiri bagi para guru dan tenaga pendidik. Selain melindungi dari penularan Covid-19, dengan diberikannya vaksin ini mereka juga berharap dapat segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) kepada siswa.

"Harapan saya selain menunjang kondisi kesehatan, setelah diberikannya vaksin ini pembelajaran tatap muka (PTM) bisa segera dimulai kembali. Karena sebagai pendidik kami ingin memberikan yang terbaik kepada anak didik kami. Mengingat selama pandemi pembelajaran tidak bisa berjalan maksimal," ujar salah seorang guru di TK PKK 01 Sentul, Agustina Mira Santi, Selasa (2/3/2021).

Sementara itu, Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar Esti Widasih mengatakan, belum dapat mengetahui berapa jumlah guru dan tenaga pendidik yang sudah mendapat vaksin Covid-19.

BACA JUGA : 

Dukung Simulasi Sekolah Tatap Muka, Kapolrestabes Surabaya Jadi Pemateri di SMPN 1

Kades Sumput Bantah Persulit Izin Pelaksanaan PTM, Begini Penjelasannya

Persiapkan Sekolah Tatap Muka, Cak Eri Koordinasi Terus dengan Pemprov Jatim

Senin, SD dan SMP di Gresik Mulai Berlakukan PTM, TK dan PAUD Menyusul

Namun jumlah total tenaga pendidik dan guru yang diusulkan mendapatkan vaksin tahap kedua sebanyak 2.732 orang. Jumlah tersebut terdiri dari guru dan tenaga kependidikan mulai tingkat TK, SD, dan SMP baik di sekolah negeri maupun swasta serta pendidikan nonformal (PNF) dan pusat layanan autis (PLA).

"Kami belum menerima data berapa jumlah orang yang sudah divaksin dan berapa jumlah orang yang tidak bisa divaksin dari pihak dinkes. Tapi yang jelas vaksinasi akan selesai sampai Rabu ini (3/3/2021)," pungkasnya. (ina/zar)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...