Rabu, 21 April 2021 12:04

19 Orang Alami Gejala Covid-19 Usai Vaksinasi, Ternyata 13 Orang Positif, Ini Penjelasan Dinkes

Minggu, 07 Maret 2021 15:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
19 Orang Alami Gejala Covid-19 Usai Vaksinasi, Ternyata 13 Orang Positif, Ini Penjelasan Dinkes
Didik Jumianto, Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kota Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 19 orang pegawai Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar mengalami gejala mengarah ke Covid-19. Gejala demam, lemas, hingga hilang penciuman dan perasa dialami tiga hari usai mereka divaksinasi.

Meluruskan hal ini, dinas kesehatan menyebut bahwa gejala yang dialami 19 pegawai ini bukan merupakan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). "Kami luruskan bahwa itu bukan sebagai kasus KIPI," ujar Didik Jumianto, Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Minggu (7/3/2021).

Dia menjelaskan, dari 19 orang semuanya telah melakukan swab PCR maupun swab antigen. Hasilnya 13 orang dinyatakan positif Covid-19. "Daftar yang diajukan swab PCR ada 19 orang, tapi yang dilakukan swab PCR hanya 18 orang. Karena yang satu tidak hadir, tapi hasil swab antigen juga positif. Jadi ini murni Covid-19, bukan KIPI," jelasnya.

Dia menambahkan, Covid-19 bisa terjadi pada seseorang yang telah divaksin. Karena sebelum divaksin sebenarnya di dalam tubuh sudah ada virus Corona, namun tanpa gejala. "Sehingga ketika pasca divaksin terjadi reaksi di dalam pembentukan antibodi, maka bisa timbul gejala," tegasnya.

BACA JUGA : 

Pro-Kontra Wabup Blitar Tinggal di Pendopo, Dua Massa Saling Berhadapan

Warga Jimbe Blitar Tewas Tenggelam Usai Kencan di Pinggir Sungai Brantas

Ditemukan Tulang Kerangka Wanita di Hutan Lindung

Vaksin Nusantara Dimatikan, Tapi Jenderal Ini Antre Divaksin Nusantara, Cinta Produk dalam Negeri

Sebelumnya, sebanyak 19 pegawai Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) mengalami gejala mengarah ke Covid-19 usai menjalani vaksinasi. Gejala yang dialami di antaranya demam, lemas, hingga hilang penciuman dan perasa.

Kepala DPMTK-PTSP Suharyono menjelaskan, jika mereka menerima vaksin pada Jumat 26 Februari lalu. Kemudian pada Senin 1 Maret gejala mulai muncul. Satu per satu pegawai mengalami gejala demam, lemas, dan hilang pencium serta perasa sampai Kamis (4/3/2021).

"Semua ikut vaksin, yang tidak ikut hanya satu karena pernah positif. Nah setelah itu, pada hari Senin atau tiga hari setelah vaksin muncul gejala. Ada yang demam, lemas, dan hilang pencium serta perasanya. Bahkan, ada yang swab antigen mandiri dan hasilnya positif. Kadi kita minta semua yang bergejala ini untuk swab PCR," ujar Suharyono. (ina/rev)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...