Sabtu, 08 Mei 2021 19:36

T​anggul Sungai Jebol, Perum Kwadungan Permai Kediri Terendam Lagi

Selasa, 09 Maret 2021 09:06 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
T​anggul Sungai Jebol, Perum Kwadungan Permai Kediri Terendam Lagi
Petugas dari Polsek Gampengrejo, Polres Kediri saat mengecek lokasi banjir di Perum Kwadungan Permai, Kediri. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur Kediri Jawa Timur mengakibatkan tanggul Sungai Bagindawati di Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri jebol pada dua titik, Senin (8/3) malam. Luapan air mengarah ke Griya Mentari Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo dan Perum Kwadungan Permai di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem.

Banjir menggenangi Perumahan Kwadungan Permai khususnya Blok C, D, E, dan F yang masuk Desa Sambirejo Kecamatan Gampengrejo karena lokasinya lebih rendah. Total ada 360 KK terdampak banjir ini. Sedangkan yang berada Blok B masuk Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem, ada 80 KK terdampak. Sedangkan jumlah rumah yang terendam banjir ada 110 rumah.

Brigradir Rizal Kurniawan, Bhabinkamtibmas Polsek Gampengrejo yang mengecek lokasi banjir, mengatakan bahwa banjir kali ini memang tidak separah pada bulan Januari 2021 lalu.

Menurutnya, kalau banjir bulan Januari 2021 ketinggian air mencapai 80 cm, sekarang hanya sekitar 60 cm. Tapi air tetap masuk rumah, terutama di blok E dan F yang kedalaman air mencapai 60 cm.

BACA JUGA : 

Terus Perjuangkan Raperda Pengelolaan dan Perlindungan Sumber Air, ARPL Temui Kadisparbud

Bagi Warga Kota Kediri, Pasang Baru Instalasi PDAM Cukup Rp 350 Ribu, Ini Promo Ramadan

Mbah War, Sang Maestro Biola Asal Kediri itu Meninggal Dunia

Pembangunan Bandara Kediri 51 Persen, 17 Tanah Belum Beres

"Dari informasi yang kami dapat, air mulai masuk Perumahan Kwadungan Permai sekira pukul 23.00 WIB. Sampai pukul 07.30 WIB ini, air belum ada tanda-tanda surut. Sebagian warga terlihat memilih mengungsi ke rumah saudaranya di desa lain," kata Brigadir Rizal, Selasa (9/3).

Dengan kejadian banjir kali ini, berarti Perumahan Kwadungan Permai sudah dua kali terendam air akibat banjir. Banjir pertama terjadi pada awal Tahun 2021 tepatnya 6 Januari lalu.

Candra, salah satu warga penghuni Perumahan Kwadungan Permai di Blok F, mengakui banjir kali ini tidak sebesar banjir bulan Januari 2021 lalu. Tapi tetap saja air masuk ke dalam rumah.

"Rumah saya, kemasukan air setinggi pinggang orang dewasa. Kami terpaksa mengungsi dulu ke rumah saudara," kata Candra, Selasa (9/3).

Menurut Candra, petugas BPBD Kabupaten Kediri sudah mengecek ke lokasi dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan bantuan. (uji)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...