Ratusan warga Dusun Plumpang, Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban menggelar ritual bancakan bubur merah guna tolak bala Covid-19. (foto: ist)
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga Dusun Plumpang, Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban menggelar ritual bancakan bubur merah guna tolak bala Covid-19. Acara tersebut digelar di jalan poros desa.
Ketua RW 8 Desa Plumpang Munawar menyatakan, sebelum ritual dimulai, sejak pagi para ibu-ibu warga setempat mulai memasak makanan dan jajanan khas. Ada nasi kuning yang dimasak bucu atau tumpeng lengkap berbagai bumbu dan ikan. Ada juga bubur merah putih sebagai sajian utama tolak bala.
BACA JUGA:
- SMPN 3 Tuban Sukses Tampilkan Cerita Rakyat "Padi Gaib Mbah Ronggo" di TSNC
- Dukung Kemandirian Pangan Masyarakat, Polindes Jadi Ujung Tombak Pengembangan Akuaponik
- Kasus Dugaan Korupsi Desa Kepohagung, Inspektorat Tuban Periksa Sekdes dan Bendahara
- Warga Segel Ruang Kerja Kades Kepohagung, Diduga Gelapkan Uang Desa Ratusan Juta
"Bubur merah putih dipercaya warga mampu mengusir dan menjauhkan mara bahaya," ungkapnya.
Selain tumpeng, lanjutnya, ritual juga menyajikan jajanan khas, seperti pleret dan jajan pasar. Camilan tersebut juga memiliki arti tersendiri. Pleret mengartikan bahwa doa yang dipanjatkan bisa lancar tanpa halangan. Jajanan yang terbuat dari tepung dicampur perasa dan pewarna makanan itu dicetak dengan ibu jari ditekankan pada tatakan kayu sambil diurut.
"Filosofi jajanan lain, seperti ketupat dan lepet juga disajikan dalam bancakan tolak bala. Mengartikan bahwa saling memaafkan dan merukunkan antarwarga menjadi awal pengampunan dosa antarsesama," timpalnya.
Selain itu, terdapat juga buah yang ditali menjadi satu. Berarti mengartikan bahwa kekompakan antarwarga bisa menjauhkan dari mara bahaya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




