Selasa, 22 Juni 2021 03:15

Pemkab Gresik Bakal Sulap 7 Ruas Jalan Jadi Kawasan Eksotis

Sabtu, 20 Maret 2021 09:29 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Pemkab Gresik Bakal Sulap 7 Ruas Jalan Jadi Kawasan Eksotis
Kawasan Jl. Basuki Rahmat, Gresik salah satu yang akan disulap menjadi kawasan eksotis. foto: Syuhud/ BANGSAONLINE.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati dan Wabup Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah, akan menata 7 ruas jalan menjadi kawasan eksotis.

Tujuh kawasan jalan itu adalah, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Agus Salim, Jalan KH. Zuber, Jalan Malik Ibrahim, Jalan Setiabudi, Jalan AKS Tubun dan Jalan di Kramat Inggil, semuanya di Kecamatan Gresik.

Proyek dengan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 50 miliar saat ini dalam tahap sosialisasi. Dijadwalkan, proyek akan mulai dikerjakan pemerintah pusat melalui Pemprov Jatim mulai bulan Juni-Juli 2021 dengan memakan waktu sekitar setahun atau finishing (rampung) pada bulan Juni-Juli 2022.

Kasi Perencanaan Bidang Bina Marga pada DPUTR Gresik, Wawan Iswahyudianto melakukan sosialisasi proyek tersebut kepada warga di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Gresik, Jumat (19/3/2021).

BACA JUGA : 

Update Covid-19 Gresik: Positif Tambah 15 Orang, Sembuh 4 Orang

Mulai Dikerjakan, Penanggulan Kali Lamong di Cerme Gresik Dibangun di Lahan Kas Desa

Prihatin OPD Tak Maksimal, Inilah PK Fraksi DPRD Gresik Terhadap LPjP APBD 2020

Update Covid-19 di Gresik: Positif Tambah 8 Orang, Sembuh 3

"Itu proyek dari dari APBN sebesar Rp 50 miliar dari Kementerian PUPR. Sebelumnya, kami mengajukan anggaran Rp 58 miliar, tapi di Acc Rp 50 miliar," ujar Wawan.

Wawan lebih jauh menjelaskan, proyek yang dijadwalkan dikerjakan Pemerintah Jawa Timur (Pemprov Jatim) antara bulan Juni-Juli tahun 2021, akan akan merubah kondisi 7 kawasan menjadi kawasan eksotis. Di Jalan Basuki Rahmat Gresik, kanan dan kiri sepanjang ruas jalan tersebut akan dibangun trotoar (pedestrian) untuk pejalan kaki seluas 6-7 meter.

"Jadi, kanan dan kiri di Jalan Basuki Rahmat trotoarnya akan diperluas (diperlebar) antara 6-7 meter. Box culvert yang ada akan dibuat tertutup semua untuk pedestrian," jelasnya.

Di kawasan tersebut akan disulap menjadi kawasan kolonial. Semua infrastruktur akan dibuat model kolonial seperti lampu, tanaman, dan asesoris penunjang lain. Gardu Suling akan dipercantik, sehinga bisa dibuat selfie pengunjung.

Rencananya pohon-pohon peneduh di kanan dan kiri di Jalan Basuki Rahmat juga dipertahankan. Namun sebagian akan diremajakan, kemudian ditanam pohon lain seperti tabebuya dan jenis lain.

Kemudian, di Jalan Agus Salim, akan disulap menjadi kawasan Arab. Desain pembangunan kawasan tersebut akan disesuai dengan kawasan Arab, mulai lampu, dan sarana penunjang lain.

Kemudian kawasan Jalan Setiayabudi sekitar Klenteng akan disulap menjadi kawasan Pecinan. Desain kawasan jalan tersebut sesuai dengan kawasan Cina. Mulai lampu hias, dan sarana penunjang lain.

Ditambahkan Wawan, proyek penataan 7 kawasan tersebut selain untuk mempercantik, juga untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat sekitar.

"Nanti pemilik rumah di sekitar jalan bisa manfaatkan rumahnya untuk berjualan. Namun tak boleh buka bedak, tenda jualan di areal yang sudah ditata, karena hanya untuk pejalan kaki. Nanti akan ada petugas Satpol PP yang akan patroli di kawasan-kawasan tersebut untuk menertibkan masyarakat yang melanggar," pungkas Wawan. (hud/ns)

Jambret Hp di Pasuruan Babak Belur Dihakimi Massa
Senin, 21 Juni 2021 23:15 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaku jambret seorang ibu-ibu di Kota Pasuruan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa pada Sabtu (19/06/2021) malam kemarin. Seperti inilah rekaman video amatir milik salah satu warga, saat pelaku jambret berinisial...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Senin, 21 Juni 2021 06:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski diblokade oleh Amerika Serikat (AS), ternyata Iran tetap berkembang. Bahkan ilmu kedokteran di negeri para mullah itu berkembang sangat dahsyat. Termasuk transplantasi hati. Dokternya, Dr Ali Malek Hossein...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...