Senin, 10 Mei 2021 03:15

​Wabup Lisdyarita Hadiri Pelatihan Batik Ecoprint bagi Koperasi

Selasa, 23 Maret 2021 12:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Novian Catur
​Wabup Lisdyarita Hadiri Pelatihan Batik Ecoprint bagi Koperasi
Wabup Lisdyarita saat menghadiri pelatihan batik ecoprint bagi koperasi. (foto: ist)

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita menghadiri pembukaan kegiatan pelatihan keterampilan batik ecoprint bagi koperasi di Kantor Dekopin, Selasa (23/3/2021).

Wabup Lisdyarita berharap ecoprint dapat meningkatkan ekonomi bagi koperasi dan masyarakat. Selain itu, batik ecoprint juga bisa menjadi daya tarik wisata baru di Ponorogo.

"Batik ecoprint bisa menambah perekonomian bagi koperasi dan masyarakat jika ditekuni dan dilakukan dengan semangat dalam memproduksi keterampilan rumahan ini. Ecoprint juga bisa jadi daya tarik pariwisata jika dibangun sentra-sentra produksi ecoprint di Ponorogo," katanya saat membuka pelatihan membatik ecoprint.

Ecoprint adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alam seperti daun dan bunga. Ecoprint akan menghasilkan batik yang tak kalah kualitasnya dengan batik canting.

BACA JUGA : 

​Galakkan Kerja Bakti Serentak, Bupati Sugiri Sancoko Gelar Aksi Blusukan

​Sidak Progres Waduk Bendo, Bupati Sugiri Disambati 14 Warga

Sempat Hilang, 3 Dokar Akhirnya Dikembalikan ke Rumdin Bupati oleh Orang yang Ngaku Suruhan

Tindak Lanjuti Surat Pemkab Ponorogo, PD Muhammadiyah Siap Dukung Face Off HOS Cokroaminoto

"Teknik ecoprint mulai menjadi tren yang terbilang unik dan mudah karena memanfaatkan bahan-bahan alami dari tumbuhan di sekitar kita sebagai sumber pola, juga warna bahan-bahan ini berasal dari bunga, daun, batang, dan bagian tumbuhan yang lain," tuturnya.

Pada pelatihan ini, para peserta akan belajar tentang seluk beluk teknik dasar ecoprint, mengenal daun, bunga, dan bagian tumbuhan apa saja yang bisa mengeluarkan warna, mengomposisikan daun, serta mengetahui logika lipatan kain.

Lisdyarita berharap melalui pelatihan ecoprint ini para peserta bisa mengembangkan keterampilannya. Batik berbahan alam atau ecoprint ini diyakininya bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi bagi koperasi dan masyarakat.

"Semoga peserta bisa menerapkan di masing-masing lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Bentuk kelompok-kelompok untuk mengembangkan batik ecoprint," harapnya.

Dia juga menambahkan, pengembangan batik ecoprint ini tidak akan berhenti pada pelatihan saja. Setelah ini, pihaknya juga akan memberikan pendampingan bagi para peserta agar usaha ecoprint dapat terus tumbuh berkembang dan berkelanjutan. (nov/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...