Rabu, 21 April 2021 12:09

Guru SMP-nya Salah Jawab Pertanyaan, Kiai Asep Pernah Dikasih Nilai 2 Pelajaran Fisika

Senin, 29 Maret 2021 10:38 WIB
Editor: mma
Guru SMP-nya Salah Jawab Pertanyaan, Kiai Asep Pernah Dikasih Nilai 2 Pelajaran Fisika
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. selalu kebanjiran tamu. Ia banyak menerima tamunya di raung tamu Guest House Institut KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto. foto: MMA/ BANGSAONLINE.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim punya banyak kenangan saat masih muda. Selain hidup susah karena abahnya, KH Abdul Chalim, wafat, sehingga ia harus keluar dari sekolah, juga pernah dikerjai gurunya.

“Saya dikasih nilai 2 untuk pelajaran fisika,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE.com di sela-sela menerima banyak tamu dan Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) se-Kabupaten Bangkalan dan Sampang di Masjid Kampus KH Abdul Chalim (IKHAC) Pacet Mojokerto, Minggu (28/2021) sore.

Loh kenapa? Ternyata sang guru kesal. Tersinggung. Guru SMP Negeri Sidoarjo itu salah saat menjawab pertanyaan muridnya yang bernama Asep.

Apa pertanyaan Asep muda sehingga gurunya tak bisa menjawab. “Kalau benda dimasukkan ke dalam air, kan ada tekanan udara sebesar benda yang kita masukkan. Misalnya kita memasukkan batu ke dalam air, maka akan ada tekanan udara sebesar batu itu,” kata Kiai Asep memulai kisahnya sembari menyebutkan bahwa gurunya perempuan.

BACA JUGA : 

Di Lumajang, Kiai Asep Tawari Beasiswa Anak Suami-Istri yang Meninggal Akibat Tertimpa Batu

Kiai Asep-Gus Barra Buka Bersama Korban Gempa, Sumbang 6 Ton Beras, Mie, Mukena, dan Uang

Terima Bantuan Paket Sembako, Korban Gempa Berterima Kasih kepada ASC Foundation

Lanjutkan Misi Kemanusiaan, ​ASC Foundation Berangkatkan Ribuan Paket Sembako ke Empat Daerah

“Saya tanya (kepada bu guru), berat mana air yang batunya dimasukkan ke dalam air dengan air yang batunya tidak dimasukkan ke dalam air (batunya ditaruh di luar air),” kata Kiai Asep.

“Guru saya menjawab lebih berat air yang dimasuki benda itu,” kata Kiai Asep.

Spontan siswa bernama Asep itu menyanggah. Salah. “Saya timbang kok sama,” kata Asep muda yang dikenal punya otak cerdas.

Sang guru pun malu. Tersinggung. Tampaknya bu guru itu tak mau dikritik terbuka di depan murid-murid yang lain. Karena itu, bu guru itu lalu memberi nilai kecil kepada Asep. “Saya dikasih nilai 2 untuk pelajaran fisika,” kata Kiai Asep yang saat pengukuhan guru besarnya dihadiri Presiden Joko Widodo.

Tak hanya itu. Bu Guru itu kemudian berusaha mengeluarkan Asep dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alama (IPA).

“Saya dipindah ke IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial-Red),” kata Kiai Asep sembari tertawa. Tapi Asep tak mau. Ia ngotot tetap di jurusan IPA. “Akhirnya saya dikembalikan ke IPA,” kata Kiai Asep disambut tawa orang-orang yang lagi santai di ruang tamu Guest House IKHAC, tak jauh dari Masjid Kampus KH Abdul Chalim.

Sejak kecil Kiai Asep memang dikenal pintar dan cerdas. Putra salah satu kiai pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Chalim itu banyak menguasai mata pelajaran ilmu eksakta, terutama matematika dan ilmu pengetahuan alam (IPA). Karena itu, saat sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Sidoarjo memilih jurusan IPA.

Selain pintar, Asep muda dikenal gigih. Ia tidak hanya sekolah di SMP dan SMA, tapi juga rajin belajar agama. Ia tinggal di Pondok Pesantren di Sidoarjo. Karena itu ia tumbuh menjadi ulama besar dan terkenal. Bahkan Kiai Asep yang kemudian sukses mendirikan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu dikenal sebagai kiai miliarder tapi dermawan. (mma)   

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...