6.821 Karyawan dan Pensiunan Petrokimia Ikuti Vaksinasi di SVB BUMN

6.821 Karyawan dan Pensiunan Petrokimia Ikuti Vaksinasi di SVB BUMN Salah satu karyawan PG saat screening kesehatan sebelum divaksin.

"Sebagai sektor pemulih, produktivitas pertanian harus semakin digenjot. Sedangkan Petrokimia Gresik yang merupakan solusi agroindustri harus berperan aktif dalam teknologi pemupukan,  baik penyaluran pupuk subsidi maupun non-subsidi untuk meningkatan produktivitas pertanian," jelasnya.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga memiliki Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) yang merupakan frontliner perusahaan. Para SPDP ini berkomunikasi atau berinteraksi langsung dengan stakeholder, baik distributor, kios, petani maupun pemerintah di daerah.

"Vaksinasi ini dapat mendukung kinerja SPDP yang merupakan ujung tombak Petrokimia Gresik dalam rangka menjaga kinerja perusahaan terus optimal," bebernya.

Dwi Satriyo menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program SVB Jatim, Petrokimia Gresik beserta Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jawa Timur juga memberikan dukungan penuh dengan mengirimkan 150 Covid-19 Ranger dan 50 tenaga kesehatan yang bekerja secara shift.

"Ini merupakan komitmen perusahaan selaku Koordinator Satgas BUMN Jatim dalam mendukung pemerintah memerangi wabah Covid-19 di tanah air. Melalui program ini, kami ingin berkontribusi nyata untuk pemerintah maupun masyarakat. Program ini mendukung agar proses vaksinasi di tanah air bisa segera merata, sehingga herd immunity terbentuk dan wabah Covid-19 pun bisa segera sirna," pungkas Dwi Satriyo.

Sementara Fitur Kurniawan, salah satu peserta vaksinasi dari Petrokimia Gresik berharap dengan adanya program SVB BUMN ini, dapat mempercepat jangkauan vaksin hingga ke seluruh lapisan masyarakat. "Dengan demikian, harapannya wabah Covid-19 dapat segera berakhir dan kegiatan kemasyarakatan dapat pulih kembali," katanya. (hud/rev)