Senin, 17 Mei 2021 23:25

Ini Penjelasan Kepala UKPBJ Trenggalek Soal Tahapan Lelang Pengadaan Barang dan Jasa

Kamis, 01 April 2021 16:58 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Ini Penjelasan Kepala UKPBJ Trenggalek Soal Tahapan Lelang Pengadaan Barang dan Jasa
Rubianto, Kepala UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa) Kabupaten Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pemberitaan yang menyebut bahwa proses pengadaan barang dan jasa telah berjalan namun belum diumumkan melalui RUP (Rencana Umum Pengadaan), dibantah oleh Kepala UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa) Kabupaten Trenggalek Rubianto.

"Tidak benar informasi itu," kata Rubianto ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (1/4/2021).

Rubianto kemudian menjelaskan tahapan awal dalam proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Trenggalek. Pertama, ketika di tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terdapat RUP maka OPD tersebut memiliki kewajiban untuk mengumumkan melalui aplikasi SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan).

"Itu dilakukan oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) atas perintah PA (Pengguna Anggaran)," terangnya.

BACA JUGA : 

Program Insentif Rp200 Ribu untuk Keluarga Sehat Tuai Pertanyaan Wakil Ketua DPRD Trenggalek

Keluarga Sehat di Trenggalek Bakal Dapat Insentif 200 Ribu Tiap Bulan, Mau? Simak Syaratnya

Libur Idulfitri, Pemkab Trenggalek Terapkan Pembatasan Jumlah Pengunjung Wisata

Hindari Pengerjaan Proyek Asal-asalan, Pengamat Konstruksi Minta Pengawasan Diperketat

Setelah diumumkan melalui SIRUP, selanjutnya PPK atas perintah dari PA untuk memproses pengadaan barang dan jasa. Untuk paket pekerjaan yang masuk kategori lelang, maka PPK harus menyiapkan dokumen kelengkapan untuk dilampirkan dan dilimpahkan ke UKPBJ.

"Salah satu lampiran yang harus dilampirkan oleh PPK pada saat dokumen dilimpahkan adalah bukti penayangan paket tersebut pada Aplikasi SIRUP, itu pasti ada," jelasnya.

"Artinya apa, tidak mungkin paket yang dilelang di UKPBJ ini, kalau belum diumumkan ke SIRUP, itu tidak mungkin terjadi," sambungnya.

Alasan hal itu tidak mungkin terjadi, kata Rubianto, karena sistem SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) yang sekarang ada sudah terintegrasi dengan aplikasi SIRUP dan kedua aplikasi tersebut berasal dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), sehingga ketika PPK akan melimpahkan bisa dipastikan paket tersebut sudah diumumkan di aplikasi SIRUP.

"Jadi itu yang mungkin belum dipahami semua orang, sehingga terkadang menimbulkan salah tafsir bahkan pemahaman yang keliru. Ini yang perlu kita luruskan," pungkasnya.(man/zar)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Senin, 17 Mei 2021 18:27 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Munculnya buzzer dan influencer dalam media sosial (medsos) mengungkap realitas sosial keagamaan secara telanjang. Fenomena ini terlihat dari konten atau narasi yang diproduksi para buzzer dan influencer. Umpatan kasar...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...