Rabu, 16 Juni 2021 14:18

Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Peserta Memakai Baju Adat

Minggu, 11 April 2021 00:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Peserta Memakai Baju Adat
Para peserta sosialisasi pembauran kebangsaan yang memakai baju adat foto bareng usai kegiatan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Gresik menggelar sosialisasi Pembauran Kebangsaan dengan tema "Memperkuat Pembauran Bangsa Menuju Gresik Baru" di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Sabtu (10/4/2021). Acara ini diikuti ratusan peserta perwakilan suku.

Uniknya, semua peserta memakai pakaian adat masing-masing. Mereka berasal dari perwakilan suku yang ada di Gresik seperti suku Batak, Sunda, Jawa, Madura, Bali, Ambon, Maluku, Manado, dan lain sebagainya.

Ketua FPK Kabupaten Gresik, Ahmad Toyib Mas'udi berharap sosialisasi ini dapat mempererat hubungan antar suku, serta meningkatkan situasi aman yang selama ini terpelihara dengan baik.

"Kita berharap sosialisasi ini dapat mempererat hubungan persaudaraan sesama anak bangsa dan mampu menjalin persatuan dan persahabatan yang lebih kokoh, sehingga pembangunan di Gresik bisa berjalan lancar," ujarnya.

BACA JUGA : 

Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min Ajak Anggota Grup WA IWNU Kawal Pemerintahan Gresik Baru

Update Covid-19 di Gresik: Positif Tambah 7 Orang, Sembuh 4

Polres Gresik dan Labfor Polda Jatim Selidiki Penyebab Ledakan Tangki PT CAS yang Tewaskan 5 Pekerja

Besok, Insentif 24.404 Guru Ngaji dan Marbut di Gresik Cair

Sementara Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gresik, Darman, yang mewakili Bupati Gresik saat membuka sosialisasi mengatakan keberadaan FPK sangat penting di saat ancaman radikalisme, terorisme, dan intoleransi terjadi di sebagian daerah.

Dijelaskan, sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa yang sebagian merupakan pendatang dari berbagai suku dan etnis, menjadikan Gresik rawan terhadap gangguan keamanan.

"Kekerasan yang bersumber dari intoleransi, radikalisme, dan terorisme harus diperangi. Dan di sinilah peran penting FPK melalui pendekatan kesukuan dan wawasan kebangsaan," paparnya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Mohammad Toha yang menyampaikan materi pembinaan mental dan moral dalam menunjang pembauran kebangsaan.

Sekadar diketahui, sususan kepengurusan FPK Kabupaten Gresik periode 2021-2024 disahkan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2016, Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 41 Tahun 2009, serta Surat Keputusan Bupati Gresik Nomor 065/54/HK/437.13/2021. (hud/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...