Rabu, 16 Juni 2021 15:27

Resmikan Musala Miftakhul Jannah, Wabup Gus Mujib Ajak Masyarakat Gemar Salat Berjamaah

Minggu, 11 April 2021 17:53 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Resmikan Musala Miftakhul Jannah, Wabup Gus Mujib Ajak Masyarakat Gemar Salat Berjamaah
Wabup Mujib Imron (Gus Mujib) didampingi ketua panitia peresmian Musala Miftakhul Jannah Gus Rudi.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - H. Rudi Hartono, Ketua Panitia Pembangunan Musala Miftakhul Jannah Desa Tejowangi, Kecamatan Pursowari Kabupaten Pasuruan bersyukur pembangunan tempat ibadah untuk umat muslim itu akhirnya rampung. Ahad (11/4) kemarin, Musala Miftakhul Jannah diresmikan oleh Wabup Pasuruan Mujib Imron.

Gus Rudi -sapaan Rudi Hartono- juga berterima kasih kepada Pemkab Pasuruan yang telah membantu pembangunan Musala Miftakhul Jannah sebesar Rp. 40 juta. Selebihnya, musala tersebut dibangun menggunakan kocek pribadi Gus Rudi.

“Akhirnya mengucapkan terima kasih kepada Allah Swt. Hari ini (musala, red) sudah bisa ditempati acara kegiatan ibadah puasa,” ujar Gus Rudi.

BACA JUGA : 

Selalu Bahasa Madura, Kiai Nawawi Abdul Jalil Pemegang Teguh Tradisi Pesantren

Kiai Nawawi Abdul Jalil, Pengasuh PP Sidogiri Pasuruan Wafat

Temui Gubernur Ganjar, Gus Ipul Pelajari Payung Madinah dan Tata Kelola Masjid Agung Semarang

Masuki Semester I, Realisasi PAD Pariwisata Kabupaten Pasuruan Jeblok

Ia mengungkapkan, pembangunan Musala Miftakhul Jannah menelan biaya Rp. 200 juta lebih dan pengerjaannya membutuhkan waktu 6 bulan. "Alhamdulillah, Desa Tejowangi telah memiliki musala sehingga bisa dibuat kegiatan ibadah. Apalagi lusa sudah mulai masuk bulan suci Ramadan,” kata Gus Rudi.

Sementara Wabup Gus Mujib dalam sambutannya mengingatkan agar masyarakat meramaikan masjid dan musala dengan salat berjama’ah. “Ajaklah anak istri senang sholat berjamaah di musala. Dengan sholat berjama’ah pahalanya lebih banyak dibanding sholat sendirian,” ujar wabup yang juga seorang kiai ini.

“Besok lusa sudah mulai masuk bulan suci Ramadan, musala bisa digunakan sholat tarawih. Para jama’ah tetap mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, dan jaga jarak,” psannya.

Dalam kesempatan ini, Pengasuh Pondok Alyasini itu juga menceritakan bahwa sejak dirinya jadi wabup, ia selalu mengajak pejabat teras dan ASN memposisikan diri sebagai pelayan.“Jangan memposisikan diri sebagai penguasa, efeknya negatif kepada masyarakat,” ujar Gus Mujib. (adv/par)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...