Kamis, 13 Mei 2021 14:13

PD Kurang Diminati Milenial di Jatim, Pengamat: Emil Jarang Banget Pakai Jaket Demokrat

Rabu, 14 April 2021 16:24 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
PD Kurang Diminati Milenial di Jatim, Pengamat: Emil Jarang Banget Pakai Jaket Demokrat
Hari Fitrianto, Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Partai Demokrat (PD) mulai kurang diminati kalangan milenial di Jawa Timur. Hal itu tergambar dari hasil survei lembaga Surabaya Survey Centre (SSC) yang dilakukan dari 5 hingga 25 Maret 2021, yang melibatkan 1.070 responden di 38 kabupaten/kota di Jatim.

Dalam top of mind pilihan milenial, Partai Demokrat hanya berada di peringkat keempat (4,2 persen). Sedangkan posisi puncak diduduki PDIP (22,9 persen), PKB (9,5 persen), dan Gerindra (5,8 persen).

Bahkan secara elektabilitas partai, dukungan kaum milenial kepada Demokrat juga rendah, berada di peringkat empat dengan angka 6,9 persen. Masih di bawah PDIP (26,7 persen), PKB (16,3 persen), dan Gerindra (9,5 persen).

Ada apa dengan Demokrat? Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Hari Fitrianto berpendapat, Demokrat kurang mendapat tempat di kalangan milenial salah satunya karena Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Dardak kurang tersosialisasi di kalangan partainya.

BACA JUGA : 

Emil Dardak dan Bayu Airlangga Kandidat Kuat Ketua DPD Demokrat Jatim

ARCI Umumkan Tiga Tokoh Penguat Pendidikan Jawa Timur

​Menteri Perdagangan M Lutfi Lepas Ekspor Furniture ke Amerika Serikat

Hasil Survei SSC: PDIP Parpol Paling Nasionalis, PKB Paling Religius

"Dengan kata lain, Mas Emil ini jarang banget menggunakan jaket Demokratnya ketika dia berada di ruang-ruang publik," katanya, Rabu (14/4/2021).

Emil, lanjut Hari, selama ini di hadapan publik masih menjaga posisinya sebagai wakil gubernur ketimbang sebagai Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Jatim.

"Mas Emil masih menjaga, ketika dia tampil di ruang publik sebagai wakil gubernur, bukan pimpinan partai politik. Kalau ingin meningkatkan elektabilitas Demokrat, tentunya Mas Emil harus mampu menunjukkan dirinya sebagai ketua partai politik," jelasnya.

Apalagi, nilai Heri, saat ini juga terjadi kebuntuan komunikasi di kalangan milenial dengan Demokrat. “Di Partai Demokrat, masih berlaku mengelola parpol sebatas organisasi tanpa melakukan overlapping interaksi dengan kalangan milenial,” ucapnya.

Dengan kondisi semacam ini, kata Heri, maka sudah saatnya Demokrat Jatim harus benar-benar melakukan kinerja untuk menunjukkan bahwa partai ini dipimpin kalangan muda milenial. Termasuk penggunaan media sosial sebagai media yang banyak diakses kalangan milenial, harus benar-benar dimanfaatkan Partai Demokrat merangkul kalangan muda.

“Terpenting, Mas Emil sebagai ketua partai saat ini yang merupakan generasi milenial, harus berani menunjukkan dirinya sebagai nakhoda Partai Demokrat,” pungkas Hari. (mdr/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...