Sabtu, 08 Mei 2021 19:46

Soal THR, Kadin Jatim Berharap Semua Pihak Bisa Memahami

Rabu, 14 April 2021 19:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Soal THR, Kadin Jatim Berharap Semua Pihak Bisa Memahami
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Putranto. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kadin Jatim menyatakan mendukung sepenuhnya keinginan pemerintah agar pengusaha memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada karyawannya secara penuh.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Putranto, menyikapi keputusan Kadin Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh asosiasi dan pengusaha yang menjadi anggota Kadin Jatim untuk melaksanakan keputusan tersebut. Karena THR adalah hak karyawan yang harus dipenuhi oleh pengusaha.

"Jadi pertama-tama yang perlu dipahami bersama, bahwa THR itu memang kewajiban pengusaha. Pengusaha sangatlah senang ketika bisa memberikan THR kepada semua karyawannya dengan jumlah sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Adik Dwi Putranto di Surabaya, Rabu (14/4/2021).

BACA JUGA : 

Lantik Pengurus Baru, Kadin Kota Kediri Berkomitmen Wujudkan UKM Semakin Mendunia

Ekonomi Jatim Bangkit! Ini Data Detailnya!

Polda Jatim dan PT. Semen Indonesia Siap Kerja Sama Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Semen

Kadin Jatim Ajak Pengusaha Berinvestasi di Proyek KPBU

Hanya saja, lanjut Adik, yang perlu diketahui dan pahami juga adalah bahwa saat ini, dengan pemberlakuan PPKM Mikro tentunya produksi juga belum maksimal. Sehingga, juga berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan.

Namun di sisi lain, kebijakan pemerintah juga harus ditaati pengusaha. "Kalau pengusaha melanggar aturan itu tentunya bisa dikenakan saksi baik sanksi administrasi maupun pidana," ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, maka Kadin Jatim berharap ada kebijakan yang lebih fleksibel, khususnya untuk perusahaan yang belum bisa berjalan normal. Apalagi mereka adalah perusahaan-perusahaan skala mikro kecil yang tengah berupaya bertahan hidup di tengah impitan pandemi.

"Kalau perusahaan yang selama ini sudah berjalan normal ini tidak menjadi masalah, tapi bagi perusahaan yang sangat terdampak terhadap kebijakan pembatasan tersebut, mereka pasti sangat kesulitan karena untuk bertahan di masa pandemi saja mereka sudah syukur. Untuk itu, kami berharap semua bisa memahami. Bagi perusahaan yang mampu memberikan THR penuh, tolong berikan hak karyawan. Tetapi bagi perusahaan yang masih terseok, tolong beri keringanan," pungkas Adik. (nf/zar)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...