Nenek Maruji ketika mendapatkan bantuan kasur dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sembayat, Manyar. foto: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Nenek Maruji (80), warga yang tinggal di RT 19 B RW 04 Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik menjadi salah satu potret kemiskinan di Kabupaten Gresik, kota yang bertabur industri.
Lansia ini hidup sebatang kara di rumah ukuran 3x4 m2 berdinding kalsiboard. Sehari-harinya, Nenek Maruji tidur di lantai beralaskan tikar plastik.
BACA JUGA:
- Polres Gresik Periksa 3 Saksi Usai Bocah Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu
- Bocah 6 Tahun di Menganti Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu, Polres Gresik Lakukan Penyelidikan
- Polres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Dari Curanmor hingga Pengeroyokan Suporter
- Arena Judi Sabung Ayam di Wringinanom Digrebek, Polres Gresik Amankan 6 Orang
Rumah nenek Maruji juga berdiri di atas tanah milik negara, tak jauh dari bibir Kali Mireng, Kecamatan Manyar.
Untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari, Nenek Maruji mengandalkan uluran tangan warga sekitar. Ada yang memberi bahan makanan, hingga ikan air tawar hasil tangkapan dari sungai.
Melihat kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sembayat bertandang ke rumah Nenek Maruji, Senin (19/4/2021).
Bripka Hadi Supriyanto dari Polsek Manyar dan Serda Marjuki dari Koramil Manyar terketuk hati untuk membelikan Nenek Maruji kasur dan bantal guling dari menyisihkan uang gaji.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




