Senin, 10 Mei 2021 14:57

Gasak Ratusan Kayu Jati di Wonosalam Jombang, 7 Orang Diringkus Polisi

Selasa, 27 April 2021 16:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Aan Amrulloh
Gasak Ratusan Kayu Jati di Wonosalam Jombang, 7 Orang Diringkus Polisi
Ketujuh pelaku beserta barang bukti saat diamankan di Mapolres Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Tujuh orang diringkus anggota Satreskrim Polres Jombang lantaran melakukan pencurian ratusan batang kayu jati di wilayah Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Ketujuh orang tersebut yakni, Suliyono (42), Miron (56), Suliyadi (51), Munif (46), Rudi (35), seluruhnya asal warga Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng. Kemudian satu pelaku bernama Sutik (44), warga Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Sedangkan satu pelaku lainnya masih buron yakni SN (50), warga Mojokerto.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan dari Siswoyo (33), warga Bangunrejo, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam pada Kamis (15/04) lalu. Bahwa terjadi pencurian batang kayu jati di lahan tanah kavling milik Setiawan Djoko Purwanto di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng.

Dari keterangan korban, di lahan tanah kavling itu terdapat tumpukan batang kayu jati sebanyak 600 potong. Namun, saat dicek ternyata ratusan batang kayu jati yang baru dibeli dari wilayah Wonosalam tersebut banyak yang hilang.

BACA JUGA : 

Hari Pertama Penyekatan di Jombang, Belasan Kendaraan Pemudik Terpaksa Putar Balik

​Polres Jombang Tangkap Tiga Orang Pembuat Petasan, Satu Residivis

Resahkan Masyarakat, Polres Jombang Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Jelang Lebaran

Setubuhi Dua Anak Tirinya dengan Modus Minta Pijat, Pria di Jombang Diringkus Polisi

"Kami menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan. Di sekitar TKP kami temukan beberapa batang kayu jati yang disembunyikan di semak-semak. Dari keterangan saksi kemudian kita kembangkan," ujar AKP Teguh, Selasa (27/04/21).

"Hasil pengembangan, kita mengantongi identitas 8 orang yang merupakan warga sekitar TKP," imbuhnya.

Menurut pengakuan para pelaku, lanjut Teguh, mereka mengambil kayu jati kemudian mengangkutnya dari tanah kavling di Desa Ngrimbi dengan menggunakan kendaraan Gran Max dan truk, untuk dijual kembali.

"Diperkirakan kayu jati yang dicuri sebanyak 250 batang. Dengan kerugian korban ditaksir sekitar Rp 25 juta," terangnya.

Saat ini, ketujuh pelaku diamankan di Mapolres Jombang, beserta barang bukti lainnya yakni 36 batang kayu dari berbagai ukuran serta 1 kendaraan gran max dan 1 unit truk yang digunakan mengangkut kayu.

"Pelaku kita jerat Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun,” pungkas Teguh. (aan/ian)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...