Kamis, 29 Juli 2021 06:18

MUI Jatim Siap Jadi Mitra Pemerintah dengan Instrumen Keagamaan

Minggu, 02 Mei 2021 22:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
MUI Jatim Siap Jadi Mitra Pemerintah dengan Instrumen Keagamaan
Ketua Umum MUI Jawa Timur KH M Hasan Mutawakkil Alallah (kanan) dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Jawa Timur pada Sabtu (1/5) sore, di Hotel Shangrila Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi besar dan maju. Sudah semestinya keberadaan Jawa Timur menjadi pelopor tercapainya keinginan bersama agar Indonesia menjadi negara maju yang mampu bertahan dan memenangkan kompetisi global. Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk kalangan ulama yang ada di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum MUI Jawa Timur KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Jawa Timur, pada Sabtu (1/5) sore di Hotel Shangrila Surabaya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum MUI Pusat KH Miftachul Akhyar, Sekretaris Jenderal MUI Pusat Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A, Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur H. Emil Elestianto Dardak, Ketua PW Nahdlatul Ulama Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, Ketua PW Muhammadiyah Dr. H. Saad Ibrahim, dan segenap Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur dan MUI Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

“MUI akan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan lima platform yang di antaranya adalah MUI menjadi mitra strategis pemerintah dengan instrument-instrumen keagamaan,” kata Kiai Mutawakkil.

BACA JUGA : 

MUI Jatim Ajak MUI Daerah Seriusi Persoalan Ekonomi

Tiga Orang Meninggal Pasca Vaksin AstraZeneca, Kiai Asep: Salah Ulama yang Menghalalkan

​Beri Beasiswa S1 Al-Azhar Mesir untuk 30 Santri, Jatim Bisa Jadi Rujukan Pemprov lain

Hasil Ijtihad MUI Pusat, PWNU, dan MUI Jatim soal ​Vaksin AstraZeneca, Sikap Muhammadiyah?

Karena itu, lanjut Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo ini, MUI Jawa Timur memiliki tiga program prioritas dalam periode lima tahun ini. Pertama, pengembangan kualitas kehidupan keagamaan. Kedua, pengembangan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Ketiga, pengembangan ekosistem industri halal.

“Ketiga hal ini semuanya penting, terutama yang terkait dengan ekonomi. Sebab kami megamati betul kenyataannya bahwa ekosistem industri dunia akhir-akhir ini kecenderungannya pada industri halal, ekonomi, dan keuangan syariah serta bisnis digital,” tambah Mantan Ketua PWNU Jawa Timur ini.

Untuk mewujudkan peran tersebut, ujar Kiai Mutawakkil, pihaknya telah merumuskan program bersama seluruh komisi, lembaga, dan badan yang menjadi perangkat MUI Jawa Timur. Masing-masing telah menyampaikan uraian programnya dalam partemuan pada pertenghan April lalu.

“Setelah saya amati, program yang diekspos sudah sesuai dengan situasi dan kondisi yang kita hadapi. Juga sudah mencakup tiga bidang prioritas MUI Jawa Timur,” ulas Kiai Mutawakkil.

Ia juga berpesan agar seluruh Pengurus MUI Jawa Timur dalam setiap langkahnya menjadikan filosofi dan konsep niat ibadah yang sudah biasa dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Kiai Mutawakkil mengibaratkan filosofi tersbeut terdapat dalam niat wudhu.

“Nawaitu adalah perencanaan. Al-wudhu adalah aktivitas yang akan dilakukan. Li raf’il hadatsil ashghari adalah target dan tujuan yang hendak dicapai. Fardhal lillahi ta’ala adalah penegasan dari inti semua tujuan dan program. Konsep dan filosofi niat ibadah seperti ini yang harus kita jalankan,” kata Kiai Mutawakkil.

Dengan kata lain, semua perangkat organisasi MUI Jatim dan MUI Kabupaten/Kota se Jawa Timur diharapkan memiliki program dengan orientasi yang sesuai mandat program prioritas, kemudian terdefinisi dengan jelas, disertai inovasi dengan target yang terukur, dan dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah Allah dalam rangka li I’lai kalimatillah. (ian/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...