Senin, 10 Mei 2021 15:14

Kelabui Petugas, Pengedar Sabu di Kota Blitar Sembunyikan BB di Dalam Mouse Komputer

Senin, 03 Mei 2021 18:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Kelabui Petugas, Pengedar Sabu di Kota Blitar Sembunyikan BB di Dalam Mouse Komputer
Barang bukti sabu yang disimpan di dalam mouse komputer.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Beragam cara dilakukan pengedar narkotika jenis sabu untuk lolos dari petugas. Seperti yang dilakukan Anom Penatas alias Anom (27), warga Jodipan, Blimbing, Kota Malang.

Informasi soal Anom yang berjualan sabu pertama kali diperoleh Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota dari masyarakat. Kemudian dilakukan penyelidikan dan dilanjutkan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Saat digerebek, polisi sempat kesulitan menemukan barang bukti sabu milik Anom.

"Awalnya petugas kami kesulitan mendapatkan barang bukti. Kemudian dilakukan pengecekan lagi dan digeledah satu per satu barang milik pelaku, ternyata barang bukti sabu disimpan di dalam mouse komputer," tutur Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan.

Dia menjelaskan, setelah dibongkar di mouse komputer itu terdapat 1 kantong plastik isi 0,42 gram sabu, 1 kantong plastik isi 0,42 gram sabu dan 1 kantong plastik isi 0,23 gram sabu.

BACA JUGA : 

Di Blitar, Pembeli Berjubel di Pusat Pembelanjaan, Petugas Turun Tangan

​Pengunjung Lapas Kediri Tertangkap Basah Selundupkan Sabu Pakai Botol Sampo

​Bandar Pil Dobel L Ditangkap, Ribuan Barang Bukti senilai Rp 250 Juta Diamankan

Masa Pengetatan Mudik, Kendaraan yang Melintas di Perbatasan Blitar-Malang 'Bebas' Tes Covid-19

"Barang berbentuk mouse komputer itu sendiri rupanya adalah sebuah timbangan digital yang telah dimodifikasi untuk mengelabui petugas," jelasnya.

Kini, pelaku telah diamankan di Mapolres Blitar Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang kini telah masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Akibat perbuatannya ia dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 dan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. (ina/ian)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...