Rabu, 28 Juli 2021 20:01

Gelar Rakor Perdana, GTRA dan Pemkot Pasuruan Upayakan Penyelesaian Konflik Agraria

Rabu, 09 Juni 2021 11:04 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ardianzah
Gelar Rakor Perdana, GTRA dan Pemkot Pasuruan Upayakan Penyelesaian Konflik Agraria
Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) Kota Pasuruan di Pendopo Surga-Surgi Kota Pasuruan, Selasa (8/6/2021).

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) Kota Pasuruan di Pendopo Surga-Surgi Kota Pasuruan, Selasa (8/6/2021).

Rakor perdana ini dihadiri oleh Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), Kepala BPN Kota Pasuruan Martono, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, Danramil 01 Pasuruan, Koramil 0819, dan kepala OPD terkait.

Rapat tersebut dilaksanakan berdasarkan semangat dalam Pasal 2 TAP MPR RI Nomor IX/MPR/2001 yang menjelaskan bahwa reforma agraria mencakup suatu proses yang berkesinambungan, berkenaan dengan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan sumber daya agraria, dilaksanakan dalam rangka tercapainya kepastian dan perlindungan hukum serta keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena reforma agraria menjadi salah satu program penting pemerintah pusat, Gus Ipul berharap seluruh dinas terkait saling sinergi dan berkoordinasi untuk menangani berbagai konflik agraria, terutama masalah tanah yang bersengketa di Kota Pasuruan.

BACA JUGA : 

Santai Pakai Sarung, ​Gus Ipul Tinjau Beberapa Hotel yang Bakal Disewa untuk Rumah Isolasi

Dialog Dengan Pemilik Warung dan PKL, Wali Kota Pasuruan Sosialisasikan PPKM Level 4

Wali Kota Pasuruan Hadiri Paripurna Pertanggungjawaban APBD TA 2020

Perluas Target Vaksinasi Covid-19, Dinkes Kabupaten Pasuruan Sasar Masyarakat Umum dan Remaja

"Untuk itu, kita perlu tindak lanjuti di tingkat kota, dan Kota Pasuruan melalui perangkat daerah terkait turut membantu dengan menyiapkan data yang diperlukan dan ikut bergerak di lapangan," ujar Gus Ipul.

Mengingat hingga kini konflik sengketa tanah masih mewarnai perjalanan dalam pembangunan Kota Pasuruan, Gus Ipul berharap ada perhatian khusus terkait penataan akses dan aset, terutama di wilayah Blandongan, Kepel, Karangketug, Bukir, dan Mandaranrejo agar segera didata untuk dimasukkan dalam TORA (Tanah Objek Reforma Agraria).

Gus Ipul menerangkan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan serius melakukan kerja sama dengan BPN terutama terkait 2 hal. Pertama, tanah yang belum jelas kepemilikannya agar dilakukan pendataan dan identifikasi. Kedua, penataan akses agar masyarakat dapat lebih mudah mengembangkan perekonomiannya sebagaimana yang dilakukan di Tapaan khususnya pada petani bandeng.

"Selain itu, kami juga berharap rapat ke depan ada data dan gambar," pungkasnya. (ard/par/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...