Kamis, 29 Juli 2021 12:35

Gubernur Jatim: Secara De Facto, Jawa Timur Ibu Kota Indonesia

Jumat, 11 Juni 2021 22:32 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Revol Afkar
Gubernur Jatim: Secara De Facto, Jawa Timur Ibu Kota Indonesia
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberikan opening speech Seminar Nasional "Smart City, Creative Government: Membangun Ekosistem Digital Cettar Bagi Pembangunan Jawa Timur" di Royal Senyiur Hotel, Prigen, Pasuruan, Jumat (11/6).

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 16 provinsi di Indonesia Timur, kecuali Sulawesi Selatan, 80 persen kebutuhan pokoknya tergantung Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberikan opening speech Seminar Nasional "Smart City, Creative Government: Membangun Ekosistem Digital Cettar Bagi Pembangunan Jawa Timur" di Royal Senyiur Hotel, Prigen, Pasuruan, Jumat (11/6). Seminar ini merupakan rangkaian Rakerwil AMSI Jatim Tahun 2021. 

"Karena itu, kita harus menghitung produksi telur, padi, dan kebutuhan pokok lainnya (untuk dibagi ke provinsi lain di Indonesia bagian timur," ujar Khofifah.

Karena itu, ia menilai bahwa Ibu Kota Indonesia secara de facto adalah Jawa Timur. "Jika memang Ibu Kota Indonesia akan dipindah ke Kalimantan Timur, maka secara de facto ibu kotanya adalah Jawa Timur," katanya.

BACA JUGA : 

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

Berkolaborasi Dengan Para Ahli, AMSI Luncurkan Crisis Center Covid-19

Bantu Produk Tembus Pasar Internasional, Gubernur Khofifah Launching Rumah Kurasi di Kota Kediri

Forkopimda Jatim Harap Pentahelix Bisa Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

Lanjut Khofifah, selama ini Jawa Timur telah membuktikan diri sebagai wilayah dengan kekuatan ekonomi nomor terbesar kedua di Indonesia. Bahkan tanpa perusahaan-perusahaan besar yang kebanyakan berkantor di DKI Jakarta.

"Jawa Timur mampu menjadi kekuatan ekonomi terbesar nomer dua tanpa holding-holding tersebut," terang Khofifah.

"Karena itu, Jawa Timur tidak boleh batuk, karena kalau batuk droplet-nya sampai di Jakarta," tambahya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan progres vaksinasi. Dia mengungkapkan jika Jawa Timur menjadi yang tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia dalam hal vaksinasi. Menurutnya, hal itu tak lepas dari social capital di Jawa Timur yang tidak dimiliki oleh provinsi lain.

"PPKM Mikro dianggap oleh pengamat paling sukses. Inilah proses bottom up participation," jelas Khofifah.

Sementara menyambut perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), Khofifah mengingatkan bahwa antara humanity dan digitalisasi harus berseiring. Antara lain kerja keras dan profesionalitas tetap menjadi kekuatan SDM.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan, saat ini Jatim sudah memiliki Jatim Online Single Submission (JOSS) yang merupakan salah satu sistem pelayanan perizinan terpadu.

Belum lagi prestasi Jatim sebagai gudang para pelajar berprestasi. Bahkan tahun kemarin, Jatim berhasil menggeser DKI sebagai juara umum kompetisi sains. Diketahui, DKI selama 18 tahun berturut-turut menjuarai kompetisi tersebut. Khofifah mengaku sangat bangga dengan prestasi anak-anak Jatim tersebut. "Ke depan SDM harus kita tingkatkan," tandasnya.

Diketahui, Seminar Nasional dan Rakerwil AMSI Jatim 2021 ini juga dibuka oleh Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki secara virtual. Acara tersebut turut menghadirkan narasumber sederet tokoh kepala daerah secara virtual. Antara lain Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani, Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor, Bupati Pasuruan H. M. Irsyad Yusuf, dan Bupati Pamekasan H Badrut Tamam.

Sedangkan dari sektor swasta, Direktur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, David Santoso dan COO PT Arkadia Digital Media, Tbk., Suwarjono juga menjadi pemateri.

Selain didukung penuh Pemprov Jawa Timur dan Polda Jatim, Rakerwil AMSI Jatim kali ini juga mendapat support dari PT. Danone Indonesia, PT. Pelindo III, Djarum Foundation, Bank Jatim, PT. PHE WMO, Husky CNOOC Madura Limited, Mitra Porangindo Sejahtera, Smartfren, PTPN X, Pemkab Pasuruan, PT. Tirta Investama Aqua Pandaan dan Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari. (rev/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...