Penemuan dua buah gentong atau genuk dari batu andesit di lokasi galian sisi barat daya dari pusat Candi Adan-Adan. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tim Peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Kemendikbud-Ristek RI, sudah beberapa hari ini berada di Kabupaten Kediri guna melanjutkan penelitian dan penggalian Candi Adan-Adan yang berada di Dusun Genuk, Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah.
Penggalian Candi Adan-Adan sendiri sudah dilakukan beberapa tahap sejak tahun 1991 lalu. Penelitian dan penggalian tahun 2021 ini adalah tahap kelima. Pada penggalian tahap kelima ini, tim menemukan dua buah gentong atau genuk yang terbuat dari batu andesit.
BACA JUGA:
- Angkat Tradisi Tosan Aji, RKA Senapati Nusantara ke-3 Digelar di Sleman
- Sambut Konjen AS, Wali Kota Kediri Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan
- Anggota DPRD Jatim ini Salurkan Apresiasi untuk 20 Pelaku Budaya di Kediri
- Gerak Jalan Napak Tilas Soedirman Kediri-Bajulan Kembali Digelar Setelah Vakum 16 Tahun
Sukawati Susetyo, M.Hum., Ketua Tim Penelitian Candi Adan-Adan, menjelaskan tujuan penggalian kali ini untuk memperjelas bentuk denah dari Candi Adan-Adan.
"Jika selama ini baru ketahuan seperempat (dari luas sebenarnya) dan belum menemukan sudutnya, maka (penggalian) yang sekarang untuk memperjelas denahnya," kata Wati, sapaan Ketua Tim Peneliti Candi Adan-Adan itu, Minggu (13/6).
Menurut Wati, tim sudah menemukan sudut yang di sisi barat daya. Sekarang tinggal menarik garis lagi ke arah timur untuk mengetahui berapa panjang dinding candi sisi selatan.
"Yang ditemukan ini adalah bangunan Candi Adan-Adan, kemungkinan peninggalan Kerajaan Kediri pada abad 12 -13," ujarnya.

(Sukawati Susetyo, M.Hum., Ketua Tim Penelitian Candi Adan-Adan saat menunjukkan temuan berupa batu andesit yang ada bentuk pahatan dengan motif bunga. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE)
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




