Sunardi, Ketua Yayasan Persid Jember menyerahkan SK Kemenkumham kepada Bupati Hendy Siswanto (kiri).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dualisme pucuk pimpinan di tubuh Persid Jember mulai menunjukkan titik terang. Ini setelah Bupati Jember Hendy Siswanto hadir untuk melakukan mediasi. Hasilnya, M. Solahudin dan Sunardi telah bersedia menyerahkan SK yayasan kepada bupati.
Sebelumnya, baik Solahudin dan Sunardi saling klaim bahwa keduanya memiliki SK yang sah berdasarkan Kemenkumham.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Senin (14/6) siang tadi, Sunardi, Ketua Yayasan Persid Jember menyerahkan SK langsung kepada bupati.
"Dengan adanya persoalan Persid ini dipercayakan kepada saya, tentunya amanah ini tidak akan saya sia-siakan, tentunya saya tidak akan bikin kecewa pihak Sunardi dan tidak akan bikin kecewa pihak Suparno dan seluruh tim di bawahnya," terang Hendy usai menerima SK Yayasan Persid dari Sunardi di Pendopo Wahyawibawagraha.
"Dan yang paling besar, saya tidak akan bikin kecewa masyarakat Jember yang khusunya pencinta sepak bola. Dan bagaimana strategi ke depan saya akan rangkul semua. Ayo kita gotong royong bareng-bareng Jember ini Wajib Hebat dan saya janji Insyaallah akan kita selesaikan persolan ini, kita harus jadi juara di nasional," pintanya.
Hendy ke depan akan segera mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk membahas struktur kepengurusan Persid Jember. Menurutnya, kepengurusan Persid Jember perlu dirombak dan diperbarui.
"Ke depan akan ada seleksi lagi terkait dengan pemainnya, serta akan membuat struktur. Sambil berjalan kita kaji, semua akan kita libatkan mulai dari unsur terkait baik dari DPRD, KONI, PSSI, Askab, juga perbankan. Bahkan teman-teman jurnalis juga kita libatkan di sistem struktur itu," ujarnya.
Dengan diserahkanya SK yayasan kepada bupati, maka Persid saat ini resmi menjadi milik pemkab, (tidak berdiri sendiri). "Tentu itu yang melekat adalah saya, karena saat ini kebetulan bupatinya adalah saya sendiri. Perlu dicatat, bukan atas nama Hendy, tapi Bupati Jember," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




