Kamis, 29 Juli 2021 05:28

Berantas Premanisme, Tukang Parkir Liar di Jalan Plengsengan Pantai Ancol Banyuwangi Diciduk Polisi

Senin, 21 Juni 2021 15:40 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Teguh Prayitno
Berantas Premanisme, Tukang Parkir Liar di Jalan Plengsengan Pantai Ancol Banyuwangi Diciduk Polisi
Para tersangka saat menjalani sidang tipiring. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Polisi di Banyuwangi berkomitmen memberantas premanisme di wilayah hukumnya. Seperti halnya yang dilakukan aparat Polsek Banyuwangi. Baru-baru ini, tujuh pelaku pungli di Jalan Plengsengan Kelurahan Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi diciduk.

Yakni Roni Ardiansyah (21), Yuda Bastian (22), Rahmat Wahyudi (27), Samudro (30), Rosi Tri Saputro (19), Riyan Efendi (21), dan Slamet Wahyudi (33).

Dengan dalih uang parkir, ketujuh pelaku yang merupakan warga setempat itu tertangkap tangan memungut atau meminta uang kepada pengunjung yang hendak berwisata di kawasan Plengsengan Pantai Ancol Banyuwangi, Sabtu (19/6/2021) malam.

"Mereka terbukti melakukan pungli, berdalih uang parkir. Tarifnya sepeda motor sebesar Rp 2.000 dan mobil sebesar Rp 5.000. Semestinya harus memiliki izin dari dinas terkait, namun kesemuanya itu tidak," kata Ipda Sadimun, Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi, Senin (21/6/2021).

BACA JUGA : 

Vaksinasi Goes to Campus Sasar Mahasiswa di Banyuwangi

Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat, Anggota DPRD Banyuwangi Didenda Rp 500 Ribu

Tingkatkan Sinergisitas, Kapolresta Banyuwangi Gelar Silaturahmi dengan Rekan Media

Mobil Travel Tabrak Pohon di Banyuwangi, Seorang Penumpang Terjepit

Tak tanggung-tanggung, kata Sadimun, hasil pungli yang berhasil dikumpulkan oleh para pelaku saat diamankan sebesar Rp 632.000.

Dari keterangan para pelaku, uang hasil pungli tersebut dibagi rata setelah dipotong untuk bayar kas tiga musala setempat masing-masing Rp 5.000 (total Rp 15.000) dan uang paguyuban Rp 10.000.

"Selebihnya dibagi bersama. Rata-rata para pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini mendapatkan bagian setiap harinya sebesar Rp 50.000 sampai dengan Rp 100.000," imbuhnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain sebuah kaleng bekas roti warna kuning dan merah, satu bundel tiket masuk @100 lembar, 34 lembar tiket masuk yang telah dirobek, dan uang hasil pungli Rp 632.000. Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan tipiring.

"Hari ini (21/6/2021), para tersangka menjalani sidang tipiring. Putusannya 7 hari kurungan 1 bulan percobaan, Bayar denda 5 ribu, BB uang disetor kas negara, dan BB kaleng serta tiket dimusnahkan," pungkasnya. (guh/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...