Wabup Rahmat Santoso saat mengunjungi warga terdampak pandemi Covid-19. (foto: ist)
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso meminta agar aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Blitar menyisihkan gajinya untuk membantu sesama. Hal ini diungkapkan Rahmat, melihat kondisi masyarakat yang terdampak perekonomiannya selama pandemi Covid-19 dan PPKM darurat.
"Saya mengimbau kepada ASN untuk menyisihkan gajinya, berapa pun. Sukarela saja untuk membantu sesama di sekitarnya yang tengah terdampak pandemi Covid-19. Ini sudah saya awali dari diri saya sendiri," kata Rahmat, Kamis (22/7/2021).
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Dia menjelaskan, warga sekitar yang dimaksud adalah mereka yang berada di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Seperti tukang becak, pedagang kaki lima, lansia, warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman), dan kalangan lain yang membutuhkan.
"Sebagai ASN, kita harus bersyukur dengan cara berbagi. Karena di masa seperti saat ini masih memiliki penghasilan. Berbeda dengan mereka yang kehilangan pendapatan karena kegiatan masyarakat dibatasi," tegasnya.
Lebih jauh, Rahmat menekankan bahwa bantuan tidak harus berupa uang. Namun bisa dalam bentuk sembako dan kebutuhan lainnya seperti obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan.
"Apa pun bentuk bantuannya silakan. Yang penting kita saling peduli," tandasnya. (ina/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




