Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso (atas tengah) bersama manajemen SBI dan TCC dalam acara Ceremony kerja sama strategis. foto: ist.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC), Jepang, yang telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bagian dari entitas bisnis SIG.
Investasi yang dilakukan TCC adalah dengan mengakuisisi 15,04 persen kepemilikan saham SBI senilai USD 220 juta atau setara dengan Rp 3,1 trilliun.
BACA JUGA:
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- SIG Raih Predikat Excellent di Ajang HSE 2026 Berkat Zero Fatality
- SIG Kirim 36.000 Bata Interlock Presisi untuk Pembangunan Huntap di Kampung Talang Padang
- SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk Proyek RDMP Balikpapan
Ceremony kerja sama tersebut dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Tokyo, Rabu (4/8/2021).
Kerja sama itu merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman tanggal 21 April 2020 antara SIG dan SBI dengan TCC yang menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah dilakukan Mandatory Tender Offer (MTO) pada tahun 2019 lalu.
Dalam kesepakatan tersebut, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan induk usaha dari SBI mengalihkan 1.356.399.291 saham baru yang diterbitkan oleh SBI kepada pihak TCC.
Penerbitan saham baru itu sendiri telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (25/6/2021) lalu, lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso, menyatakan bahwa langkah strategis tersebut merupakan bagian dari mewujudkan visi Perseroan sebagai penyedia solusi bagan bangunan terbesar di kawasan regional.






