Manyayat Hati, Balita di Jombang Tidur di Isoter, Ibu Meninggal Karena Covid-19

Manyayat Hati, Balita di Jombang Tidur di Isoter, Ibu Meninggal Karena Covid-19 Kakak sulung saat menyuapi adiknya di ruang isoter.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Sungguh menyayat hati, bocah usia empat tahun harus tidur di Rumah Sehat yang merupakan Posko Isolasi Terpusat (Isoter) yang berada di SMP Negeri 1 Mojowarno, Kabupaten , usai ditinggal sang ibu meninggal dunia karena Covid-19.

Ia adalah AF (4), asal Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno. Namun dirinya tak sendirian, kedua kakaknya yakni BRM (15) dan AR (12) juga turut menjalani isolasi di Rumah Sehat tersebut. Ketiga kakak beradik yang keseluruhan laki-laki ini masuk isoter pada hari Senin (16/08/21) sekira pukul 10:00 WIB.

"Kami dibawa ke sini pada hari Senin setelah ibu meninggal dunia pada Minggu malam karena Covid-19," ucap BRM sembari menyuapi adiknya yang bungsu.

Dikatakan BRM, selama ini mereka tinggal di rumah bersama ibu dan neneknya. Namun karena neneknya juga habis terpapar Covid-19, maka ketiganya terpaksa menjalani karantina di Rumah Sehat.

"Nenek saat ini masih ikut bude (tante), karena habis positif. Paling nanti kalau kami pulang nenek juga ikut pulang," ujar dia.

Saat ditanya terkait kondisi adik-adiknya selama di ruang isolasi ini, BRM mengatakan saat ini baik-baik saja. Walaupun sebelumnya sempat ada gejala batuk saat pertama masuk isoter.

"Alhamdulillah sekarang keduanya sudah sehat, cuma yang bungsu kadang-kadang masih batuk sedikit," jelasnya.

"Yang bungsu waktu pertama masuk sini itu rewel, tidak mau mandi dan makan, mungkin belum terbiasa. Tapi saat ini sudah mau," imbuh BRM.

Simak berita selengkapnya ...