Pandangan Umum Fraksi terhadap Penyampaian Nota Pengantar Raperda P-APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2021, di Ruang Sidang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sabtu (9/10).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pembacaan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Jember Tahun Anggaran 2021, yang kemarin dibacakan oleh Wakil Bupati (Wabup) Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), mendapatkan dukungan penuh dari seluruh fraksi di DPRD.
Meskipun, P-APBD itu untuk pendapatan daerah diproyeksikan mengalami penyusutan anggaran sebesar Rp 34 sampai Rp 39 miliar atau 0,93 persen dari sebelumnya Rp 3,7 triliun, menjadi Rp 3,67 triliun.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Dukungan tersebut dilakukan melalui Pandangan Umum Fraksi terhadap Penyampaian Nota Pengantar Raperda P-APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2021, di Ruang Sidang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sabtu (9/10).
Salah satunya, Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember PKB melalui Juru Bicara (Jubir) Mufid mengakui bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ingin performa APBD 2021 tetap terjaga dan terkendali, sehingga terus optimisme dan kehati-hatian dengan memprioritaskan empat hal.
"Yakni refreshing untuk penanganan pandemi Covid-19, penuntasan program kegiatan yang dipastikan dapat tercapai output yang terukur dan berdampak langsung kepada pelayanan publik," ujarnya.

(Wabup Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman)
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




