Penanganan Kali Lamong, Bupati Gresik Minta Perusahaan Bantu Lewat CSR

Penanganan Kali Lamong, Bupati Gresik Minta Perusahaan Bantu Lewat CSR Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat sidak pengerukan Kali Lamong didampingi Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, dan Plt Kepala DPUTR Gresik, Endoong Wahyukutjoro. Foto: Ist

Menurut Gus Yani, selama ini pemda juga tidak tinggal diam. Pemkab Gresik melalui dinas pekerjaan umum berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sudah melakukan berbagai langkah.

"Prioritas jangka pendek yang dilakukan adalah dengan cara normalisasi Kali Lamong dan anak sungainya. Konstruksi parapet dan konstruksi tanggul," kata Gus Yani.

Usai berdialog, bupati bersama sekda dan Plt Kepala DPUTR Gresik melihat kondisi Kali Lamong yang tengah dilakukan pengerukan dengan alat berat di wilayah Kecamatan Benjeng. Pada kesempatan ini, ia kembali mengajak perusahaan untuk mengeluarkan CSR untuk membantu penanganan Kali Lamong, salah satunya menggandeng Bank Jatim.

"Kami minta Bank Jatim dan perusahaan lain mengeluarkan CSR-nya untuk bantu penanganan Kali Lamong," ucapnya.

Acara ini turut dihadiri Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Endoong Wahyukuntjoro, dan Camat Cerme Suyono.

Endoong Wahyukuntjoro membenarkan bupati mengajak perusahaan-perusahaan untuk mengeluarkan CSR-nya untuk membantu penangan Kali Lamong. "Salah satu perusahaan yang disebut pak bupati adalah Bank Jatim," kata Endoong kepada BANGSAONLINE.com.

"Harapan kami, Bank Jatim bisa menyumbangkan CSR-nya untuk beli alat berat excavator untuk pengerukan. Harganya sekitar Rp1,3 miliar. Saya kira Bank Jatim mampu," ucapnya menambahkan. (hud/mar)