Bappenas Kunjungi Kabupaten Kediri, Tinjau Pusat Ficus Nasional di Kawasan Cagar Alam Manggis

Bappenas Kunjungi Kabupaten Kediri, Tinjau Pusat Ficus Nasional di Kawasan Cagar Alam Manggis Rombongan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, yang dipimpin Direktur Pengairan dan Irigasi, Abdul Malik Sadat Idris (baju merah), saat berada di Cagar Alam Manggis (Alas Simpenan), Kabupaten Kediri. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

"Terutama yang berbasis hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, komunitas, relawan, dengan pendekatan pentahelix, di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media, bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan. Kami datang ingin belajar kepada Aliansi Relawan Peduli Lingkungan (ARPL) Kediri," paparnya.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kediri, Ari Purnomo Adi, sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Bappenas. Menurut dia, Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kediri bertekad mewujudkan area penyangga (buffer zone) kawasan inti cagar alam Kediri dengan mengutamakan ragam vegetasi yang tumbuh dan berkembang biak memiliki keragaman jenis.

"Kami ingin menjadikan Pusat Ficus Nasional di buffer zone cagar alam Manggis dan cagar alam Besowo sebagai kawasan konservasi, pusat edukasi, dan budidaya Ficus secara berkelanjutan," kata Ari.

Pihaknya juga ingin menghijaukan buffer zone dengan berbagai jenis tanaman konservasi berupa ficus, pohon serba guna (jenis buah-buahan berbagai pakan satwa di dalam Cagar Alam Manggis dan Cagar Alam Besowo) serta penanaman tanaman langka.

"Kami ingin mendorong Pusat Ficus Nasional Kediri sebagai pusat informasi, edukasi, pelatihan, penelitian, kepustakaan, literasi, media informasi, sarana budi daya tanaman, dan ekowisata ficus," ucap Ari. (uji/mar)