Jenazah korban ketika baru ditemukan.
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Sadiyah (63), warga Desa Wringin Rejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas tertabrak kereta api (KA). Korban diduga sengaja menabrakkan diri ke KA untuk mengakhiri hidup.
Kecelakaan terjadi di rel ganda Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Saksi mata Suwarno (50) mengatakan, korban datang ke lokasi menggunakan sepeda angin warna silver sekitar pukul 09.10 WIB.
BACA JUGA:
- Nahas! Lansia 73 Tahun di Surabaya Terserempet Kereta Api
- Jaga Kamtibmas, Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Tawuran dan Perang Sarung
- Diduga Tak Dengar Teriakan Penjaga, Lansia di Lamongan Tewas Tersambar KA Sembrani
- Wali Kota Mojokerto Beri Penghargaan Dinas Pendidikan OPD Terbaik Usai Pimpin Upacara Hari Pahlawan
Perempuan yang memakai daster merah bermotif bunga itu lantas naik ke jalur ganda KA. Jalur KA tersebut sekitar 3 meter dari permukaan Jalan Raya Kelurahan Blooto. Di bawah jalur tersebut terdapat saluran irigasi.
"Korban mondar-mandir sambil kepalanya menunduk, saya kira mau buang air besar," kata Suwarno kepada wartawan di lokasi, Jumat (12/11).
Sekitar 30 menit kemudian, atau sekitar pukul 09.40 WIB, KA Sancaka dari arah Surabaya tujuan Yogyakarta melintas. Korban pun tertabrak KA tersebut hingga tewas seketika di lokasi.
"Korban datang bawa sepeda, lalu naik ke rel. Sekitar pukul 09.40, KA dari arah Surabaya melintas, lalu terjadilah kecelakaan tersebut," terang Kapolsek Prajurit Kulon Kompol M Sulkan, Jumat (12/11)
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Menurut Kompol Sulkan, pihaknya hanya menemukan sepeda dan dompet milik korban. Sayangnya, tidak ada kartu identitas apapun di dalam dompet korban tersebut.
Identitas korban terungkap menggunakan alat pemindai sidik jari. Korban adalah Sadiyah (63), warga Desa Wringin rejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Korban diduga nekat mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri ke KA Sancaka.
"Dugaan sementara mengarah ke situ (bunuh diri), tapi masih kami dalami," pungkasnya. (ana/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




