Jadikan Kuliner Andalan Kota Pasuruan, Gus Ipul Minta Restoran - Hotel Sajikan Olahan Bandeng Jelak

Jadikan Kuliner Andalan Kota Pasuruan, Gus Ipul Minta Restoran - Hotel Sajikan Olahan Bandeng Jelak Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menunjukkan bandeng jelak super saat Festival Bandeng.

Gus Ipul juga minta agar ke depan nama bandeng jelak juga harus dipatenkan. Ikan ini dinamakan bandeng jelak karena memang berasal dari Kampung Jelak di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. "Sehingga bandeng yang tidak berasa tanah nantinya akan dikenal dengan nama bandeng jelak," ucapnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya regenerasi petambak bandeng jelak. "Banyak daerah itu biasanya anak nelayan atau anak petambak tidak mau meneruskan pekerjaan orang tuanya. Sehingga perlu adanya regenerasi," katanya.

Bahkan, Gus Ipul berencana membangun kampung tematik berupa kampung bandeng. “Nanti di kampung ini tidak hanya bernuansa bandeng, tapi juga ada beberapa contoh bagaimana keluarga petambak semua terlibat. Misalnya, bapaknya sebagai petambak, ibunya yang mengolah, dan anaknya yang memasarkan,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti menambahkan, langkah awal yang dilakukan untuk mengangkat derajat bandeng jelak adalah dengan menjadikan bandeng jelak menjadi tuan rumah di Kota Pasuruan.

“Jadi kita minta bandeng yang diolah dan dikonsumsi warga Kota Pasuruan adalah bandeng jelak,” ujarnya.

Menurut dia, potensi bandeng jelak sangat tinggi karena Kota Pasauruan memiliki lahan tambak seluas 651 hektare. Dari luasan tersebut, yang membudidayakan bandeng jelak mencapai 17 persen dengan produksi mencapai 1.600 ton per tahun. (par/rev)