Relawan dari Gergatin (Gerakan Sejahtera Tunarungu Indonesia) Kabupaten Kediri yang merupakan bagian dari FPRB Kabupaten Kediri, saat aksi tanam pohon di Lereng Gunung Wilis. foto: ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor Kediri menggelar aksi tanam pohon di Lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Minggu (28/11).
Dalam kegiatan itu, Brimob menggandeng sejumlah relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Peduli Lingkungan (ARPL) Kediri dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kediri.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Sedikitnya 1.000 bibit pohon ditanam di hutan milik Perhutani KPH Kediri tersebut. Aksi tanam itu dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Brimob ke-76. Tidak hanya relawan yang terlibat, tapi juga aparat TNI, Pemkab Kediri, Perhutani KPH Kediri, serta Tagana.
Komandan Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor Kediri, AKP Anacleto Soares dalam sambutannya mengatakan bahwa penanaman pohon itu adalah salah satu kegiatan Anggota Brimob Kediri bersama relawan dan masyarakat. Menurutnya, beragam kegiatan telah digelar demi mewujudkan sinergitas.
“Bukan hanya penanaman pohon, kesenian jaranan, trail, dan sebelumnya juga sudah dilaksanakan bansos,” ujar AKP Anacleto Soares, Minggu (28/11).
Kegiatan penanaman pohon itu juga bertepatan dengan Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia.
Dariono, Kepala Desa Petungroto, mengucapkan terima kasih atas kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Brimob Kediri bersama relawan.
“Kami sangat mendukung sekali, karena kita tahu pohon hutan di sini sudah gundul. Kemarin sempat ada penanaman pohon tapi tidak sukses. Semoga kali ini berhasil dan tidak ada yang berani merusak dan sama-sama merawat,” ujar Dariono.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




