Perwakilan pejabat menandatangani pakta integritas di hadapan Bupati Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, melantik ratusan aparatur sipil negara (ASN) eselon II hingga IV di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Sabtu (8/1) malam. Sebanyak 530 pejabat dirombak menindaklanjuti struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang baru.
Bupati Lindra mengatakan, selain untuk menyesuaikan SOTK yang baru, pelantikan kali ini perlu dilakukan karena banyak terjadi kekosongan jabatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Dalam SOTK yang baru, ada sejumlah OPD yang di-merger. "Setidaknya terdapat 4 OPD yang digabung. Kalau pejabat di eselon II rata-rata masih sama dan tidak ada rotasi apa pun. Cuma karena di-merger sehingga diganti, untuk yang lain masih sama," ujarnya.
Setelah penerapan SOTK baru, OPD di Pemkab Tuban meliputi asisten perekonomian dan pembangunan, dan staf ahli bidang pemerintahan, hukum, dan politik, bapedda, penelitian dan pengembangan, BPBD, BPKAD, serta satpol PP dan pemadam kebakaran.
Selanjutnya, dinas lingkungan hidup dan perhubungan, dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, dinas ketenagakerjaan dan perindustrian, dinas pendidikan, dinas perpustakaan dan kearsipan, dinas kesehatan dan pengendalian penduduk dan KB, serta dinas kebudayaan, kepemudaan, olahraga dan pariwisata.
Kemudian, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang, dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman, dinas ketahanan pangan, peternakan, dan perikanan, dinas koperasi, UMKM, dan perdagangan, dinsos P3A dan pemberdayaan masyarakat desa, dan terakhir dinas kominfo, statistik, dan persandian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




