Proyek pembangunan gedung untuk SMAN 1 Taruna Madani. Foto: ARDIANZAH/BANGSAONLINE
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pembangunan gedung SMAN 1 Taruna Madani di Bangil, Kabupaten Pasuruan, diduga menggunakan dana siluman. Pasalnya, proyek tersebut tidak diketahui Kepala Sekolah SMAN 1 Taruna Madani, Imron Rosadi.
"Kalau untuk dana pembangunan sekolah kami menggunakan dana talangan dulu, karena anggaran dari provinsi masih belum bisa diklaim," ujarnya saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Selasa (22/2).
BACA JUGA:
- Proyek Jalan Kedungringin Tetap Berlanjut, Target Rampung Akhir 2025
- Dianggap Ingkari Janji, Warga Kedungringin Pasuruan Hentikan Sementara Proyek Jalan Rp3,6 Miliar
- Aliansi Alumni SMAN 1 Bangil Minta Pengembalian Aset dan Kuota Siswa yang Tereduksi
- Proyek Revitalisasi Alun-Alun Bangil Tinggal Finishing
Ketika ditanya dari mana uang talangan senilai Rp1 miliar, Imron beserta Sami'udin selaku komite sekolah enggan memberi jawaban secara rinci. Menurut Sami'udin, pihaknya pun tidak mengetahui dana yang dipakai untuk pembangunan SMAN 1 Taruna Madani.
"Kalau masalah itu saya tidak mengetahui dananya dari mana, dan yang pasti saya dan kepala sekolah akan memakai dana talangan untuk pembangunan Taruna Madani," kata Sami'udin.
Pemaparan itu ditanggapi sejumlah aktivis yang ada di Kabupaten Pasuruan. Sebab, proyek yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektare lebih itu tidak ada proses lelang pada aturan yang berlaku. (ard/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




