Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin apel perdana di Bulan Ramadan 1443 H.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, memimpin giat apel di halaman kantornya, Jalan Pahlawan No 110 Surabaya, Senin (4/4/2022). Hari ini merupakan hari pertama ASN masuk kantor di Bulan Ramadan 1443 H.
Orang nomor satu di Jatim ini berpesan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk tetap menjaga produktivitas kinerja selama Bulan Ramadan 1443 H.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
"Pesan saya berkurangnya jam di dalam bekerja jangan pernah mengurangi produktivitas kita semua sebagai aparat abdi negara. Produktivitas dari seluruh kinerja pemprov tidak boleh berkurang. Itulah kenapa kemudian di awal Ramadan kita laksanakan apel," ujarnya.
Gubernur telah menerbitkan SE Nomor 800/2322/204.3/2022 tanggal 3 April 2022 yang mengatur jam kerja pegawai Pemprov Jatim selama Bulan Ramadan. Meskipun ada perubahan jam kerja, diharapkan tidak mengurangi produktivitas kinerja dari seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jatim.
"Saya berharap bahwa semua kinerja Pemprov Jawa Timur tetap terjaga dengan stamina terbaik," kata Khofifah.
Di hari pertama masuk kerja saat Ramadan 1443 H, gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga mengajak seluruh ASN Pemprov Jatim untuk menyemangati diri masing-masing dalam bekerja dengan semangat Optimis Jatim bangkit dan positive thinking dalam keadaan berpuasa.
Semangat optimis, lanjut Khofifah, telah diajarkan dalam Al Quran melalui surat Al Insyirah yang mennyebut setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
"Saya menyimpulkan bahwa teologi optimisme, teologi positive thinking, untuk kita semua yang sudah membangun komitmen optimis Jatim bangkit maka optimisme positive thinking di dalam keadaan apapun tetap harus kita bangun," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




