
KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri menggelar focus group discussion (FGD) sebagai puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Balai Kota Kediri, Selasa (14/6/6/2022).
Ketua PWI Kediri, Bambang Iswahyoedhi, mengatakan bahwa FGD ini sebagai sarana untuk bertukar pikiran dan merumuskan kebijakan.
Baca Juga: Peringati Haul ke-76 Tan Malaka di Kediri, Puluhan Pegiat dan Mahasiswa Kirim Doa di Area Makam
Selain itu, FGD tersebut juga dalam rangka mengumpulkan data untuk menyikapi adanya pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri yang diharapkankan menjadi sebuah proyek strategis nasional bagi pemerintah dan kepentingan masyarakat.
Menurut Bambang, berdirinya salah satu sarana transportasi masyarakat tersebut harus disikapi secara serius oleh pemerintah saat ini. Terutama sosial dan ekonomi terlebih setelah pandemi Covid-19.
"Kami menilai, masyarakat suka dan tidak suka harus siap, karena sudah masuk dalam peraturan dari Presiden. Tinggal saat ini peran pemerintah daerah (pemda) dalam menyikapi kebijakan yang telah tertuang dari pusat tersebut," paparnya.
Baca Juga: Dhito Bupati Kediri dan Pramono Gubernur DKI, Anies Baswedan: Historis, Bapak-Anak Dilantik Bareng
Terkait pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, ia menilai sektor pariwisata dapat menjadi peluang yang luar biasa bagi masyarakat dan secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan daerah setiap tahunnya.
"Lingkar Wilis mempunyai potensi wisata yang indah. Bahkan sesuai target Provinsi Jawa Timur, akan menjadi sumber pemasukan nomor dua, bagi pemasukan pendapatan asli daerah (PAD)," tandasnya.
FGD itu menghadirkan Kepala Perwakilan BI Kediri, Moch. Choirur Rofiq, sebagai narasumber. Ia turut menanggapi keberadaan Bandara Udara Internasional Dhoho Kediri. Pihaknya akan melakukan sejumlah kajian untuk mengetahui sejauh mana dampak ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kembali Jabat Bupati Kediri, Ini Rekam Jejak Kepemimpinan Dhito 4 Tahun Terakhir
Rofiq sependapat dengan Bambang, bahwa keberadaan bandara berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat di Wisata Selingkar Wilis. Khususnya pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Dengan demikian, diharapkan bisa berdampak positif secara langsung berupa pendapatan yang diterima oleh pemda setempat dan Provinsi Jatim.
"Kami akan melakukan kajian dampak ekonomi di Selingkar Wilis, bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengetahui potensi-potensi apa saja yang bisa dikembangkan oleh masyarakat," pungkas Rofiq. (uji/rev)
Baca Juga: Jadi Korban Tabrak Lari, Santri Ponpes Ploso Kediri Tewas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News