Petugas KAI bersama relawan peduli perempuan saat menggelar kampanye anti pelecehan seksual di kereta api dengan membentangkan spanduk di Stasiun Kereta Api Kota Kediri. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan kampanye anti pelecehan seksual di stasiun dan di atas kereta api.
Kegiatan yang melibatkan relawan peduli perempuan seperti RGR (Relawan Gotong Royong) Kediri, PDKK (Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri), dan YLPK, itu digelar di Stasiun Kota Kediri, Rabu (29/6/2022).
BACA JUGA:
- Blusukan ke Puncu, Bupati Kediri Bantu Bocah Berkebutuhan Khusus
- Libur May Day 2026, Stasiun Blitar Dipadati Penumpang, KAI Catat Lonjakan di Sejumlah Stasiun Daop 7
- Wawali Kediri Beri Semangat Peserta Lomba Tartil dan Cerdas Cermat Al-Quran di Manisrenggo
- Ringsek, Mobil Mitsubishi Expander Tertabrak KA Majapahit di Blitar
Dalam kampanye tersebut, para relawan dan pegawai PT KAI membentangkan spanduk, poster, membagikan stiker, serta memberi sosialisasi kepada pelanggan kereta api tentang anti pelecehan seksual.
Umi Salamah, Ketua PDKK, mengatakan bahwa para kawan-kawan disabilitas merasa bangga karena dilibatkan dalam kampanye anti kekerasan dan anti pelecehan seksual, khususnya di kereta api.
"Kami senang dan bangga telah dilibatkan dalam kampanye ini, mengingat beberapa di antara kami juga sering naik kereta api. Untuk itu, kami mengajak para penumpang kereta api, khususnya penumpang perempuan yang pergi sendiri, agar selalu waspada dan hati-hati. Bila misalkan mengalami kekerasan dan pelecehan seksual, segera saja menghubungi petugas," katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator RGR Kediri, Irma Yulianti. Menurutnya, kekerasan dan pelecehan seksual kepada penumpang perempuan yang naik kereta api, bisa saja terjadi. Terutama perempuan yang pergi sendiri.






