Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng memberikan keterangan pers. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menutup kuliah kerja nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Jumat (12/8/2022).
Ada sebanyak 665 mahasiswa Unusa yang mengikuti KKN di Kabupaten Gresik. Kali ini, KKN dilakukan di Kedamean dan Driyorejo.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
Dalam sambutannya, bupati mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, dan jajarannya serta para mahasiswa yang KKN atas dedikasinya membantu masyarakat Kabupaten Gresik.
"Mewakili Pemkab Gresik saya ucapkan banyak terima kasih atas kerja samanya. Mudah-mudahan tinggalkan prestasi," ujar bupati.
Ia minta agar para mahasiswa agar selalu berinovasi. Untuk menciptakan hal-hal baru untuk kepentingan masyarakat. Membantu kebutuhan masyarakat.
"Saya dengar dari Bapak Kepala Bappeda (Misbahul Munir) kalau mahasiswa Unusa yang KKN di Kedamean membantu mengajari masyarakat untuk manfaatkan sisa pisang cavendish untuk dibuat kripik pisang dengan kemasan bagus. Sehingga, laku ekonomis. Menghasilkan uang. Ini inovasi yang bagus. Harus terus dikembangkan," pintanya.
"Ada satu hal, peran anak muda harus punya target dalam malakukan kegiatan. Sebab, biasanya anak-anak muda belum bisa menentukan target. Karena itu dibutuhkan skill. Harus terukur," tambah bupati.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




