Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat memborong jajan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang ikut demo. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Aksi massa Aliansi Peduli Desa Kepung yang menuntut Ida Arief selaku kepala desa untuk mundur dari jabatannya, Senin (19/9/2022), mendadak bubar.
Ini setelah Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang turun ke lapangan untuk menemui massa, melakukan aksi borong jajanan PKL dadakan. Mulai dari cilok, bakso, batagor, hingga es campur tak luput diborong oleh bupati muda berkacamata itu.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Saat memborong makanan, bupati meminta kepada para pedagang untuk membagikan jajanan itu kepada massa aksi dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
“Sehari kalau diborong berapa?” tanya Dhito.
“Rp250 ribu,” jawab salah satu pedagang cilok bernama Sofyan.
“Dibagikan nggih (ya),” pinta Bupati Kediri pada tiap pedagang yang diborongnya.
Sebagian pedemo yang melihat momen ini langsung berbondong-bondong menyebar ke pedagang untuk mengambil jajanan gratis. Mereka yang mulanya berkumpul di halaman kantor desa kemudian terurai, dan berangsur membubarkan barisan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




