Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Andriano Hosny Panangian memberikan paparan di acara AWS Cloud Day 2022 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Foto: Ist.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mulai memanfaatkan teknologi cloud untuk meningkatkan keandalan dan keamanan dari sistem teknologi informasi dan komunikasi. Dalam penyediaan teknologi cloud, SIG memilih Amazon Web Services (AWS) sebagai partner.
Teknologi cloud dipilih SIG karena menyediakan beragam solusi komputasi, penyimpanan data, analitik, IoT, dan keamanan. Cloud juga dinilai dapat membantu SIG untuk menangani kompleksitas dan skalabilitas operasional perusahaan dengan tetap menjaga performa dan keandalan.
BACA JUGA:
- SIG Raih Predikat Excellent di Ajang HSE 2026 Berkat Zero Fatality
- SIG Kirim 36.000 Bata Interlock Presisi untuk Pembangunan Huntap di Kampung Talang Padang
- SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen untuk Proyek RDMP Balikpapan
- Gelar Infrastructure Summit, SIG Perkuat Kolaborasi untuk Ciptakan Peluang Bisnis di 2026
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Andriano Hosny Panangian, mengatakan transformasi digital SIG berfokus pada proses bisnis utama, mulai dari produksi, supply chain, keuangan, pemasaran, serta penjualan.
Semua aktivitas tersebut perlu didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai, fleksibel, dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Mengingat, pemanfaatan teknologi digital terakselerasi oleh dinamika pasar dan industri, terlebih oleh adanya pandemi dalam dua tahun terakhir ini.
"Belajar dari pengalaman tersebut, kami meyakini bahwa kemampuan untuk beradaptasi dan menganalisa data merupakan salah satu faktor penting untuk memastikan keberlangsungan dan meningkatkan daya saing perusahaan," ucap Andriano, Selasa (27/9/2022).
"Karena itu, kami berusaha menjadikan data sebagai bagian esensial dari setiap pengambilan keputusan di seluruh kegiatan operasional perusahaan. Hal ini untuk memastikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan dengan lebih baik," imbuhnya.
Menuruntya, transformasi digital yang dilakukan oleh SIG tidak hanya berhenti pada ruang lingkup internal perusahaan. Tapi juga untuk meningkatkan pendapatan, melalui pemberdayaan komunitas, optimalisasi jaringan distribusi, dan pemasaran untuk mengakuisisi pelanggan baru.
"Selain itu, transformasi digital yang dilakukan juga harus dapat mendukung terlaksananya komitmen perusahaan terhadap lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan," pungkasnya.
Klik Berita Selanjutnya






