Bambang, Sekretaris Lira Kota Probolinggo.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Asep Muharam (47), penjual es tebu warga Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, melakukan protes karena tak dapat bantuan program keluarga harapan (PKH). Padahal, sebelumnya Asep Muharam mengaku rutin mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tersebut.
"Tahun kemarin saya dapat, sekarang ini kok tidak dapat," katanya, Kamis (1/12/2022).
BACA JUGA:
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Reses, PKS Kota Probolinggo Singgung Perda Retribusi Hiburan
- Bangun Generasi Qurani, MUI Kota Probolinggo Gelar Tadribul Qurra
Asep mengaku sampai detik ini belum juga menerima undangan pengambilan bantuan PKH. Menurutnya, undangan pengambilan bantuan itu seharusnya diberikan oleh petugas pendamping.
"Tinggal saya yang belum menerima undangan. Padahal, tetangga saya sudah cair semua," ungkapnya.
Ketua RT 1 RW 5 Kelurahan Jrebeng Lor, Jamal, membenarkan ada warganya yang tidak mendapatkan bantuan PKH. Berdasarkan data, nama Asep Muharam memang masuk penerima bantuan PKH.
"Saya cek di data, dia memang penerima bantuan PKH, tapi anehnya sampai sekarang undangan untuk pencairan bantuan itu belum diberikan oleh pihak petugas pendamping," katanya.
Jamal mengaku tidak tahu apa alasan undangan bantuan itu belum diberikan oleh petugas pendamping. "Padahal semua penerima bantuan PKH di sini sudah dapat," terang dia.






