Presiden Jokowi saat menandatangani prasasti di Bendungan Semantok didampingi Gubernur Khofifah dan Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Semantok di Nganjuk, Selasa (20/12/2022). Dalam sambutanya, ia mengatakan bahwa Bendungan Semantok merupakan bendungan ke-30 yang diresmikan sejak 2015.
Rencananya, pemerintah bakal membangun sekitar 50-60 bendungan hingga akhir 2024. Jokowi menyebut, air adalah kunci dari kehidupan, baik di berbagai sektor perekonomian, listrik, maupun pariwisata.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- Film Pesta Babi di Nganjuk Disambut Antusias Penonton
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
"Saya harap dengan semakin banyaknya bendungan yang dibangun, produksi pertanian semakin baik dan ekonomi petani juga lebih baik," ujarnya.
Bendungan Semantok menelan anggaran sebesar Rp2,5 triliun, dan mampu menampung air sebanyak 32,67 juta meter kubik, dengan luas genangan 356 hektare, serta berfungsi mengairi sawah 1.900 hektare.
Peresmian Bendungan Semantok ditandai dengan pemutaran kunci air bendungan, dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Presiden Jokowi didampingi Gubernur Khofifah, bersama Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
Bendungan yang berada di Kecamatan Rejoso ini mulai dikerjakan sejak 2017 dan berfungi mulai hari ini. Sebelum meresmikan Bendungan Semantok, Jokowi bersama istrinya menuju Pasar Rejoso.
Ketika berada di sana, presiden langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat. Warga yang berbaris rapi di tepi jalan langsung berteriak, saling sahut-menyahut memanggil 'Pak Jokowi'. (bam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




