Bupati Hendy akan Bawa Inovasi Teknologi PLTMH dan PLTS dari UMM ke Kabupaten Jember

Bupati Hendy akan Bawa Inovasi Teknologi PLTMH dan PLTS dari UMM ke Kabupaten Jember Rektor UMM Fauzan (kanan) saat menunjukkan produk teknologi PLTMH kepada Bupati Jember, Hendy Siswanto (kiri) beserta tim.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember Hendy Siswanto bersama dengan tim dari pemkab mengunjungi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk melakukan follow up komitmen kerja sama yang sebelumnya sudah disepakati.

Sebelumnya, Rektor UMM telah beberapa kali mengunjungi Jember dalam rangka memberi dukungan pada program mandiri energi dan pangan.

“Kami berkunjung untuk melihat langsung ke UMM, apa yang sudah dilakukan. Khususnya ada dua produk, yang bisa berdampak langsung terhadap masyarakat, tentang energi baru terbarukan,” ujarnya, di sela kunjungannya di UMM, Senin (9/1).

Selama kunjungan, Bupati Hendy ditunjukkan terobosan yang telah dilakukan oleh UMM, yakni pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Hendy berharap, dua terobosan itu bisa dibawa dan dibangun di Kabupaten Jember. Pasalnya, di pelosok Jember masih ada beberapa titik yang belum dialiri listrik lantaran terkendala medan untuk instalasi.

Selain menjadi alternatif sumber energi, Pemkab Jember akan memanfaatkan teknologi tersebut untuk pengembangan pertanian dan perikanan.

“Tentunya ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Kita akan kembangkan mandiri energi di pesantren, madrasah, sekolah. Tentunya kalau sudah mandiri (energi) seperti itu, akan tercipta hal- hal yang luar biasa di Jember,” tuturnya.

Pihaknya juga telah mendapatkan modul dan beberapa program edukasi untuk pembuatan energi mandiri tersebut dari pihak kampus. Nantinya, modul itu akan diberikan ke sekolah agar dapat dibuat secara mandiri oleh siswa-siswi.

Rektor UMM, Fauzan, menyatakan pihaknya membantu implementasi teknologi di Jember melalui komunitas profesor penggerak ekonomi masyarakat.

“Kebetulan program yang ada di Jember, semua (teknologinya) ada di UMM. Sehingga, ya tinggal transfer saja.” ujarnya.

Ia menambahkan, proses implementasi teknologi yang akan dibawa ke Jember tidak akan memakan waktu yang lama.

“InsyaAllah minggu depan sudah dimulai,” pungkasnya. (yud/bil/rev)