Atap Pendopo Desa Sumberglagah ambruk saat proses pembangunan berlangsung.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Atap Pendopo Balai Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang masih tahap pengerjaan oleh pihak desa setempat tiba-tiba ambruk.
Padahal, saat atap tersebut ambruk, tidak ada angin kencang maupun hujan. Informasi yang diperoleh, kejadian tersebut berlangsung Senin (10/1) kemarin.
BACA JUGA:
- Proyek Jalan Kedungringin Tetap Berlanjut, Target Rampung Akhir 2025
- Dianggap Ingkari Janji, Warga Kedungringin Pasuruan Hentikan Sementara Proyek Jalan Rp3,6 Miliar
- Proyek Revitalisasi Alun-Alun Bangil Tinggal Finishing
- PT BKP Dilaporkan Soal Proyek Gedung BPBD Pasuruan, Lujeng: Lelang Sudah Sesuai Prosedur
Ketika itu, pekerja sedang menggarap atap pendopo yang terbuat dari baja ringan atau galvalum. Saat para pekerja sedang sibuk menguatkan bagian atap, tiba-tiba penopang tersebut ambruk.
Akibatnya, dua pekerja yang sedang menggarap menjadi korban. Mereka dikabarkan mengalami luka-luka.
Sontak, ambruknya bangunan tersebut pun menjadi tanda tanya lantaran kondisi atas tersebut masih tahap pemasangan genteng.
Camat Rembang, Firdaus Handara, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com. Menurutnya, proyek pembangunan Pendopo Desa Sumberglagah tersebut dianggarkan sebesar Rp140 juta pada tahun 2022.
Anggarannya berasal dari bantuan keuangan khusus (BKK). Dana tersebut digunakan untuk pembangunan atap dan lantai.
"Kita memang belum mendapat laporan soal ambruknya bangunan atap Balai Desa Sumberglagah. Tapi kita jemput bola setelah mendapat informasi dari masyarakat untuk memastikan kebenarannya," ujar Firdaus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




