Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Pamekasan, Sitti Salehah
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, dalam memperkenalkan batik tulis Pamekasan yang dikemas dalam acara Gebyar Batik tahun 2022, menghabiskan total anggaran Rp1,3 miliar.
Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Pamekasan, Sitti Salehah. Menurutnya, dalam memperkenalkan batik tulis dan mensukseskan kegiatan tersebut, pihaknya menganggarkan Rp1,3 miliar.
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
"Gebyar batik Pamekasan tahun 2022, adalah bentuk promosi dari Kabupaten Pamekasan untuk produk unggulan Batik tulis Pamekasan," jelasnya. Rabu (11/1/2022).
Ia mengatakan, kegiatan Gebyar Batik tersebut, terbagi menjadi 5 kegiatan, dengan lokasi yang berbeda. Hal itu, sebagai sarana promosi batik andalan bumi gerbang salam.
"Pertama dilaksanakan di Malang yang kedua Wilayah Tuban yang ketiga Bromo,"
“Pagelaran gebyar batik yang keempat dilaksanakan wilayah Jember dan yang terakhir di Bali saat ada acara G20," ungkapnya.
Ia menjelaskan, untuk kegiatan yang berada di Malang, sasarannya adalah anak muda. Sedangkan, untuk wilayah Tuban, batik tulis pamekasan mendapatkan persaingan di tempat batik juga, dan mendapatkan sambutan yang luar biasa. Sementara, gebyar batik yang berada di Bromo, merupakan even internasional.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




