Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. foto ist
Dan yang paling menjadi banyak perbincangan di masyarakat yakni masifnya proyek pembangunan jalan beton di desa-desa dan proyek jalan frontage road yang kehadirannya sudah lama dinanti publik.
Selain itu, konsolidasi untuk percepatan pembangunan sejumlah proyek nasional ia tuntaskan dalam 2 tahun ini. Sehingga, tiga titik proyek nasional yang dibangun di Sidoarjo yaitu Flyover Aloha, Flyover JPL 64 Krian dan Flyover JPL 79 Tarik yang merupakan proyek strategis mengurai kemacetan itu bisa dengan cepat dimulai pembangunannya.
Sentuhan tangan dingin Gus Muhdlor dalam pengembangan UMKM pemanfaatannya dirasakan puluhan ribu pelaku usaha kecil.
Melalui program Kurda Sayang, program pinjaman modal usaha kredit dengan bunga sangat ringan hanya 3 persen pertahun mampu menyelamatkan ribuan UMKM dari ancaman krisis pandemi Covid-19.
Jumlah kredit yang disalurkan dalam kurun waktu 2021-2022 lebih dari Rp27 miliar. Program itu, membawa dampak pada naiknya pertumbuhan ekonomi Sidoarjo.
Tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Sidoarjo di angka 4,21 persen naik signifikan dibanding pertumbuhan ekonomi tahun 2020 sebesar 3,69 persen.
Aksi tangan dinginnya tidak berhenti pada pembangunan fisik saja, sepanjang tahun 2022 program kerja Gus Muhdlor lainnya yang menyedot perhatian publik yakni bedah warung, bedah rumah serta program bantuan hibah modal usaha bagi kelompok perempuan.
Lebih dari 2 ribu kelompok usaha perempuan berbasis RT telah mendapat bantuan modal usaha. Satu kelompok usaha minimal 5 orang perempuan dan maksimal 10 orang.
Pada bidang pendidikan, bupati muda itu terbilang progresif. Dalam dua tahun ini sudah menyiapkan 2 unit sekolah SMPN baru. Bahkan satu sekolah baru saja diresmikannya. Sekolah itu yakni SMPN 2 Tulangan.
Dan tahun 2023 ini, pembangunan sekolah baru SMPN 2 Prambon bakal dimulai. Dengan dibangunnya 2 unit sekolah tingkat SMP itu kini setiap kecamatan dari total 18 kecamatan yang ada minimal telah memiliki 2 unit sekolah SMP Negeri.
Gus Muhdlor, Rabu (18/1/2023), menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para stakeholder. Terutama dari insan pers yang selama dua tahun ini telah mengawal program kerja dan kinerja Pemkab Sidoarjo dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan di RPJMD.
"Keberhasilan itu tidak akan bisa dicapai oleh kerja 1-2 orang saja, ini semua hasil kerja bersama. Kerja tim dan dukungan dari stakeholder penting sekali dalam kelancaran pembangunan. Kolaborasi masih akan menjadi panglima dalam membangun Sidoarjo ke depan," pungkas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini. (sta/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




